Jakarta, tinjauindonesia.id - Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid memastikan track record (rekam jejak) 13 calon duta besar (dubes) tidak ada masalah lagi dengan penempatan negaranya masing-masing.
Seperti diketahui Komisi I DPR telah selesai melakukan fit and proper test atau uji kelayakan dan kepatutan terhadap 13 calon dubes.
Sesuai peraturan perundang-undangan, hasil dari uji kelayakan dan kepatutan tersebut bersifat rahasia dan tertutup. Keputusan resminya akan disampaikan secara tertutup.
"Rata-rata hampir seluruhnya memang karier ya. Jadi track record-nya sudah dikenal. Kami rasa tidak terlalu ada masalah," ujar Meutya dalam keterangannya baru-baru ini.
Baca Juga: Ingin Perpanjang SIM di Jakarta, Silahkan Datangi Lokasi Ini
Politisi Fraksi Partai Golkar ini menjelaskan, pasca fit and proper test, Komisi I DPR akan segera mengirim surat ke pimpinan DPR untuk diteruskan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara tertutup dan rahasia.
Ke-13 calon dubes yang telah menjalani uji kelayakan tersebut yakni Acmad Rizal Purnama untuk Turki, I Gede Ngurah Swajaya untuk Konfederasi Swiss, Grata Endah Wedaningsih untuk Laos, Saud Purwanto Krisnawan untuk Afrika Selatan.
Selanjutnya Santo Darmo Susanto untuk Kamboja, Acmad Ubaedillah untuk Brunei Darussalam, Sulaiman untuk Argentina, Arief Basalamah untuk Ukraina, Ricky Suhendar untuk Peru.
Baca Juga: Mobil Minibus Terbakar di Jalan Mustika Jaya Bekasi
Kemudian Meidyatama Suryadiningrat untuk Romania, Trias Kuncahyono untuk Vatikan, Teuku Faizasyah untuk Kerajaan Norwegia, dan Dupito Simamora untuk Fiji.
Artikel Terkait
Lebih Kurang Sistem Proporsional Tertutup Pemilu
Canda Erick Thohir di Perayaan HUT Megawati Soal Capres PDIP
Fadli Zon: Diplomasi Parlemen Diperlukan untuk Wujudkan Stabilitas di ASEAN