Jakarta, tinjauindonesia.id - Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengajak seluruh pemangku kepentingan berkolaborasi, bersinergi, sekaligus berbagi masukan untuk pembangunan Kota Jakarta ke depan.
Heru mengatakan, arah pembangunan Kota Jakarta adalah peningkatan ketahanan kota melalui penguatan ekonomi dan pemantapan kualitas pelayanan dasar.
Menurut Heru, arah kebijakan tersebut sesuai dengan perencanaan dalam dokumen Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Tahun 2023-2026.
Untuk itu Heru meminta masukan dari seluruh pemangku kepentingan untuk menjadi bahan dalam penyempurnaan perencanaan pembangunan Jakarta tahun 2024.
Baca Juga: Kejagung Apresiasi Vonis Mati Ferdy Sambo
"Masukan tersebut dapat disampaikan, baik melalui forum ini maupun melalui kanal-kanal lain yang disediakan," kata Heru ketika membuka acara Forum Konsultasi Publik Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2024, di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (14/2/2023).
Heru menjelaskan, perekonomian DKI Jakarta pada tahun 2022 tumbuh 5,25 persen (c-to-c) dan inflasi terjaga pada kisaran 3+1 persen (y-o-y).
Capaian pada tahun 2022 ini tentunya merupakan kabar baik di tengah prakiraan perlambatan ekonomi pada tahun 2023.
Perekonomian Jakarta juga diproyeksikan tumbuh 6,4 persen pada tahun 2024. Kendati demikian, Jakarta sebagai kota global perlu sigap dalam mengantisipasi kemungkinan penurunan kondisi perekonomian dampak dari konflik internasional.
Baca Juga: Atasi Kemacetan, Dishub DKI Jakarta Berkolaborasi dengan Google
"Menyikapi kondisi tersebut maka ketahanan Jakarta dalam menghadapi berbagai kondisi sangat diperlukan," ujar Heru.
Heru juga berpesan kepada Kepala Perangkat Daerah, untuk memastikan program pembangunan daerah yang direncanakan harus mampu memacu pertumbuhan yang berkualitas baik di bidang ekonomi, sosial dan lingkungan hidup.
“Sehingga target pembangunan 2024 tercapai dengan efektif dan efisien,” kata Heru.
Disebutkan, program prioritas meliputi penanganan banjir, kemacetan, tata ruang, hingga penanganan kemiskinan ektrem dengan target 0% di tahun 2024, serta target angka stunting turun di bawah 5%.
Artikel Terkait
Heru Ajak Pengurus RW Bersinergi Turunkan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting di Jakarta
Heru Harapkan Polda Metro Antisipasi Segala Potensi Gangguan Kamtibmas
Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Heru Minta BPS dan Pemprov DKI Kerja Sama Sinkronisasi Data
Cegah Stunting Sejak Dini, Heru Dukung Kegiatan Aksi Bergizi di Sekolah