Heru Ajak Pengurus RW Bersinergi Turunkan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting di Jakarta

photo author
Michael Carlos Kodoati, Tinjau Indonesia
- Senin, 6 Februari 2023 | 08:36 WIB
Penjabat (Pj)  Gubenur DKI  Jakarta, Heru Budi Hartono
Penjabat (Pj) Gubenur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono

Jakarta, tinjauindonesia.id - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta kepada semua pihak dapat bersinergi dalam  upaya menurunkan angka kemiskinan ekstrem dan stunting.

"Kita perlu bersinergi dan koordinasi antara RT, RW, Pemprov DKI Jakarta, Polri dan TNI. Sinergi dibutuhkan dalam upaya menjadikan Jakarta sebagai percontohan untuk penurunan angka kemiskinan ekstrem dan stunting," kata Heru di acara Guyub Ketua RW se-Jakarta Barat dengan Forkompinda di Gedung Season City, Jakarta, Sabtu (4/2/2023) lalu.

Heru menyebutkan, arahan Presiden kepada Pemerintah Daerah untuk menurunkan tingkat kemiskinan ekstrem menjadi 0% dan tingkat stunting berada di bawah 14% pada tahun 2024.

Heru mengatakan, dalam percepatan penanganan kemiskinan ekstrem, Pemprov DKI Jakarta telah menetapkan Program Intervensi Kemiskinan Terpadu, salah satunya dengan memberikan bantuan/layanan sosial.

Baca Juga: Pemprov DKI Akan Terapkan Kebijakan Disinsentif Tarif Parkir di 11 Lokasi

Dengan adanya bantuan/layanan sosial yang diberikan Pemprov DKI Jakarta kepada Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), lanjut Heru, sejatinya dapat meningkatkan kesejahteraan penduduk Jakarta.

Namun  menurut Heru, pengentasan kemiskinan ektrem terkendala sejumlah hal, salah satunya karena adanya pertambahan pendatang baru ke Ibu Kota Jakarta.

"Camat dan Lurah perlu dibantu oleh RT dan RW dalam menangani pendatang baru," tutur Heru.

Sementara untuk pencapaian target penanganan stunting, Pemprov DKI Jakarta bersinergi dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, BKKBN, dan BPS Provinsi DKI Jakarta untuk melakukan sinkronisasi data dan mengintervensi kasus stunting.

Baca Juga: Heru Tanam Pohon dan Beri Nama Anak Gajah Serta Jerapah di Ragunan

Heru juga  mengimbau para pengurus RT dan RW dapat terus membantu para ibu hamil untuk rutin memeriksakan kehamilannya dan para ibu untuk membawa balita ke Posyandu agar gizi anak dapat terus terpantau.

"Oleh karena itu, Ketua RW bersama Ketua RT dan Dasa Wisma agar memonitoring kondisi anak terduga stunting untuk memastikan intervensi bantuan yang diberikan sudah tepat sasaran," pungkas Heru.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Michael Carlos Kodoati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

THR Bagi ASN Cair 4 April

Sabtu, 1 April 2023 | 12:04 WIB

Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar Sejauh 2 Km

Rabu, 29 Maret 2023 | 11:29 WIB

Polri Akan Gelar Operasi Ketupat H-7 Lebaran

Sabtu, 25 Maret 2023 | 13:23 WIB

Terpopuler

X