Jakarta, tinjauindonesia.id - Guna mewujudkan mudik yang aman, nyaman, dan lancar, Polri akan menggelar Operasi Ketupat Idul Fitri 2023 pada H-7 atau seminggu sebelum Lebaran. Operasi Ketupat 2023 ini akan digelar selama 14 hari.
Demikian disampaikan Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangannya, Sabtu (25/3/2023).
Dedi mengatakan, Polri sudah melakukan persiapan dari sekarang.
Salah satunya berkoordinasi dengan lintas sektoral terkait guna mewujudkan mudik yang aman, nyaman dan lancar.
"Persiapan-persiapan terus dilakukan bersama Kemenhub, Bina Marga pengelola jalan tol," kata Dedi.
Baca Juga: Saleh Daulay: Larangan Bukber bagi Pejabat dan ASN Perlu Dimaknai Positif
Sebelumnya, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus mematangkan persiapan pelaksanaan Operasi Ketupat untuk menghadapi arus mudik Lebaran 2023.
Diprediksi volume arus kendaraan pemudik akan meningkat signifikan pada tahun ini.
Kepala Korlantas Polri, Irjen Firman Shantyabudi mngatakan hal itu saat membuka rapat koordinasi (Rakor) persiapan Operasi Ketupat 2023 belum lama ini.
Melansir survei yang dilakukan Kementerian Perhubungan jumlah pemudik sekitar 123 juta lebih. Jumlah ini meningkat signifikan dibanding tahun lalu sekitar 85 juta.
Polri menyiapkan betul segala sarana dan prasarana, melakukan management traffic demi memastikan kelancaran arus mudik lebaran tahun 2023.
Artikel Terkait
Sahroni Minta Polri Bentuk Timsus Tindak Aksi Premanisme
Wujudkan Pemilu yang Aman, Humas Polri Gandeng Media Massa