Jakarta, tinjauindonesia.id – Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono memberikan apresiasi kepada pihak SMPN 51 yang melakukan aksi bergizi.
Kegiatan Aksi Bergizi di sekolah dilakukan dengan memberikan tablet vitamin penambah darah kepada siswa-siswinya setiap seminggu sekali.
Menurut Heru, tablet tambah darah itu diberikan sebagai investasi kesehatan jangka panjang, agar para calon ibu ini bisa menjalani kehamilan yang sehat dan tidak melahirkan anak yang berpotensi stunting.
"Saya ke sini untuk melihat dan memberikan semangat agar adik-adik, khususnya siswi putri, mendapatkan tambahan tablet. Ini sebagai rangkaian upaya Pemprov DKI Jakarta untuk mencegah stunting sejak dini," ujar Heru.
Baca Juga: Ke Aceh Utara, Jokowi Resmikan Pabrik Pupuk dan Serahkan KUR
Kegiatan pemberian tablet penambah darah bagi siswi rutin dilakukan di sekolah-sekolah jenjang SMP dan SMA.
"Terima kasih SMPN 51, (kegiatannya) sudah berjalan dengan baik. Tentunya nanti kalau ada waktu kami akan keliling ke sekolah lain. Intinya memberi semangat kepada adik-adik agar tidak masuk ke posisi stunting . Dan di sini anaknya sehat-sehat," papar Heru.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti secara teknis menjelaskan, program tersebut sudah dimulai sejak siswi SMP duduk di kelas 7 hingga lulus SMA.
Baca Juga: Kereta Cepat Segera Berperasi, Komisi V DPR Minta Kereta Reguler Jangan Dihentikan
Menurut Widyastuti, kegiatani aksi bergizi sudah dilakukan mulai dari SMP kelas 7,8,9 dan SMA kelas 10,11,12. Ada program pemberian tablet tambah darah yang diminum seminggu sekali.
"Salah satu langkah baik dari SMPN 51 ini diminum secara serentak setelah sarapan pagi," tutur Widyastuti.
Lebih lanjut Widyastuti menerangkan, seluruh sekolah di DKI Jakarta telah mendapatkan distribusi pil penambah darah seminggu sekali.
Baca Juga: Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, Heru Minta BPS dan Pemprov DKI Kerja Sama Sinkronisasi Data
Dia juga menyarankan kepada remaja putri untuk lebih memperhatikan kesehatan sedini mungkin.