LRT Jakarta Velodrome - Manggarai Ditargetkan Rampung Akhir 2024

photo author
Michael Carlos Kodoati, Tinjau Indonesia
- Sabtu, 11 Februari 2023 | 12:41 WIB
LRT Jakarta sedang melintas di jalur Pegangsaan Dua menuju ke Velodrome
LRT Jakarta sedang melintas di jalur Pegangsaan Dua menuju ke Velodrome

 

Jakarta, tinjauindonesia.id - Proyek pembangunan Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai ditargetkan selesai pada akhir 2024. 

Sementara target konstruksi LRT akan dimulai pada paruh pertama 2023

LRT Fase 1B  sepanjang 6,4 kilometer dengan lima stasiun ini ditargetkan dapat mengangkut 180.162 penumpang, atau minimal 80.000- 100.000 penumpang per hari.

Demikian dikatakan VP Corporate Secretary PT Jakarta Propertindo (Jakpro), Syahrial Syarif dalam keterangannya, Sabtu (11/2/2023).

Baca Juga: Hujan Guyur Jakarta, 10 Jalan dan 4 RT Tergenang

Syahrial mengatakan LRT Jakarta rute Velodrome - Manggarai ini diharapkan dapat memudahkan mobilitas masyarakat dan mendorong integrasi moda angkutan umum di Jakarta seperti KAI Commuter Line dan MRT Jakarta.

Menurut Syahrial,  hal ini sejalan dengan proses penyiapan Stasiun Manggarai sebagai stasiun sentral yang menjadi pertemuan berbagai moda transportasi publik.

Syahrial menjelaskan, PT Jakpro bersama Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta dan dinas terkait serta Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus berkoordinasi melakukan pengentasan kemacetan.

Salah satunya  dengan memperbanyak angkutan umum di Jakarta melalui ketersediaan banyak pilihan moda transportasi publik.

“Pihak Kemenhub pun berharap, upaya yang dilakukan oleh DKI Jakarta dapat menjadi contoh untuk kota-kota lain,” kata Syahrial.

Baca Juga: Satgas Pangan Polda Banten Bekuk 7 Pengoplos Beras Bulog

Syahrial mengemukakan, pembangunan LRT Jakarta Fase 1B ini juga tergolong transportasi hijau atau rendah karbon dan ramah lingkungan.

Fitur operasional LRT Jakarta pada Fase 1A rute Velodrome - Kelapa Gading saat ini telah ditingkatkan agar seluruh kalangan masyarakat dapat menggunakannya dengan nyaman.

“Contohnya, tersedia ramp sepeda di tangga akses, gate pembayaran yang lebar dan koridor kereta yang dapat mengakomodir sepeda lipat maupun sepeda non-lipat, sehingga para pesepeda tetap nyaman dalam menggunakan transportasi publik,” tutur Syahrial.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Michael Carlos Kodoati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

THR Bagi ASN Cair 4 April

Sabtu, 1 April 2023 | 12:04 WIB

Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar Sejauh 2 Km

Rabu, 29 Maret 2023 | 11:29 WIB

Polri Akan Gelar Operasi Ketupat H-7 Lebaran

Sabtu, 25 Maret 2023 | 13:23 WIB

Terpopuler

X