Kepala UP TMR, Endah Rumiyati menjelaskan, pihaknya sedang berupaya melakukan beautifikasi dengan memperbaiki kandang-kandang, memberlakukan sistem zonasi jenis hewan seperti primata, karnivora, herbivora, dan jenis lainnya.
Karena luas TMR mencapai 127 hektare dengan jumlah hewan sebanyak 2.275 ekor, pro beautifikasi membutuhkan waktu yang lama (lebih dari 2 tahun).
Baca Juga: Mengenal Justin, Sosok Fotografer Wedding Termuda di Surabaya.
Di samping itu, untuk menambah variasi hewan, Endang menerangkan pihaknya terus berupaya melakukan pertukaran hewan dari kebun binatang di luar negeri maupun dalam negeri.
Endang menyebutkan, dalam waktu dekat ini akan datang satwa baru berupa sepasang komodo, hasil pertukaran dengan Taman Safari, Bogor, Jawa Barat dan beberapa primata.
Ditambahkan, dengan kelahiran Unggul, TMR memiliki 14 ekor gajah Sumatra yang usianya berkisar 3 bulan sampai 53 tahun.
Baca Juga: WVI dan Pemkab Sintang Teken MoU, Dukung Wujudkan Kabupaten Layak Anak
Sedangkan dengan kelahiran Tazo pada 21 Agustus 2022, TMR memiliki empat ekor jerapah yang terdiri dari sepasang indukan dan dua ekor anak.
Sepasang indukan merupakan hasil kerja sama TMR dengan Taronga Zoo Australia yang didatangkan pada 17 Agustus 2015.
Selain itu, pihaknya juga akan terus memperhatikan pohon-pohon yang ada di lingkungan kebun binatang. Karena usia pohon-pohon sudah mencapai puluhan tahun, bahkan ada yang berumur ratusan tahun.
Artikel Terkait
Ambilalih 100% Operasional, Heru Minta Pelayanan PAM Jaya Makin Optimal
Ingin Perpanjang SIM di Jakarta, Silahkan Datangi Lokasi Ini
Ini 4 Strategi Pemprov DKI Tangani Kemiskinan Ekstrem di Jakarta
Petani Milenial Mengeluh, Ini Tanggapan Ridwan Kamil