Jakarta, tinjauindonesia.id – Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono meminta Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya bisa lebih memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat terkait air bersih dan ketersediaannya.
PAM Jaya harus terus memastikan operasional berjalan dengan baik, pelayanan tidak terganggu, dan peningkatan pelayanan air baku (terus berjalan).
"Ini adalah momen bersejarah. Hari ini PAM Jaya mengambil alih 100% kegiatan dan pengoperasian, untuk bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat terkait air bersih dan ketersediaannya," ujar Heru dalam Coffee Morning Day 1 PAM Jaya di IPA Buaran, Kalimalang, Jakarta Timur, Kamis (2/2/2023).
Baca Juga: 8 Hal Soal Covid-19 yang Masih Perlu Jadi Perhatian
Dalam acara itu Heru didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dan Pangdam Jaya Mayor Jenderal Untung Budiharto.
Heru juga menyampaikan selamat karena PAM Jaya secara resmi menjadi satu-satunya perusahaan umum daerah yang mengelola dan melayani air bersih di DKI Jakarta.
Heru juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada PAM Jaya atas segala upayanya untuk memastikan kelancaran proses transisi dan transformasi keterlibatan dua mitra swasta sebelumnya, Palyja dan Aetra, dalam pengelolaan air bersih di Jakarta.
"Perlu diingat bahwa dengan berakhirnya keterlibatan mitra swasta bukan berarti memulai lagi dari nol. Tinggal meningkatkan pijakan yang sudah terbangun dan menyempurnakan dengan lebih baik," ujarnya.
Baca Juga: Jokowi: Pembangunan Infrastruktur Indonesia Tidak Lagi Jawasentris
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin menjelaskan, selama satu tahun ke belakang PAM Jaya telah melaksanakan proses transisi dan transformasi dengan tata kelola perusahaan yang baik, serta telah dilakukan berbagai pendampingan.
Artinya, lanjut Arief, proses tersebut menandakan bahwa kesiapan PAM Jaya hari ini didasarkan pada persiapan yang matang.
"Alhamdulillah transfer knowledge-nya tanpa dibarengi adanya pemberhentian hubungan kerja di kedua mitra. Dan kami rekrut, sehingga secara otomatis transfer knowledge dan orangnya sudah ada. Itu salah satu terobosan enam bulan sebelumnya karena sudah disiapkan," ujar Arief.
Arief juga menyebutkan, PAM Jaya berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang lebih baik lagi. Apalagi pihaknya telahmenargetkan 100 persen cakupan pelayanan pada 2030, sebagai perwujudan pemberian kedaulatan air bagi seluruh warga Jakarta tanpa terkecuali.
Baca Juga: Tanggapi Usulan Penghapusan Jabatan Gubernur, Jokowi: Perlu Kajian dan Perhitungan yang Matang
Artikel Terkait
Perusahaan Sawit Gencar Ekspansi
Jawa Barat Juarai Peringkat Nilai Investasi Nasional
Harga Beras Tinggi, Jokowi Minta Segera Dilakukan Operasi Pasar
Jokowi: Pembangunan Infrastruktur Indonesia Tidak Lagi Jawasentris