Jakarta, tinjauindonesia.id – Teka-teki siapa calon presiden (capres) yang akan diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024 masih misteri.
Belom ada bocoran siapa nama kader yang akan ditunjuk menjadi Capres dari parpol pemenang pemilu 2019 lalu itu.
Jika partai politik (parpol) lain telah mengumumkan siapa nama Capresnya seperti Anies Baswedan yang diusung Nasdem, Prabowo Subianto oleh Gerindra, namun tidak dengan PDIP, masih cukup misteri.
Tetapi kabar teranyar yang diperoleh, DPP PDIP saat ini sedang sibuk menyeleksi kadernya yang akan ditunjuk menjadi Capres 2024.
Baca Juga: Canda Erick Thohir di Perayaan HUT Megawati Soal Capres PDIP
Mengutip dari CNNIndonesia.com dari orang dekat PDIP, konon katanya sudah ada lima kader yang digadang-gadang.
Lima nama kader yang telah lolos seleksi itu semuanya dipertimbangkan berdasarkan kualitas dan riwayatnya selama menjadi kader PDIP.
Namun mereka belum mau membocorkan siapa nama lima kader yang telah lolos seleksi penjaringan untuk kandidat capres PDIP itu.
Menurut sumber itu lima nama kader yang tengah diseleksi itu adalah mereka yang lolos dari tahap sebelumnya dari belasan nama yang telah dijaring.
Baca Juga: Ingin Perpanjang SIM di Jakarta, Silahkan Datangi Lokasi Ini
Disebutkan ada syarat umum dan syarat khusus yang harus dimiliki para kandidat capres PDIP itu. Salah satunya tidak pernah diberikan surat peringatan dari DPP PDIP.
Sementara terkait syarat khusus, belum mau merinci. Hanya disebutkan DPP PDIP menyeleksi dan melihat kualitas kandidat dengan wawancara tentang berbagai hal yang berkaitan dengan kebangsaan.
"Kualitas harus diutamakan," kata sumber itu. .
Selanjutnya dari lima kandidat capres itu nanti, masih kata sumber tersebut akan mengerucut menjadi tiga nama pada bulan Maret mendatang. Tiga nama itu juga kabarnya tidak akan diumumkan.
Baca Juga: Ini 4 Strategi Pemprov DKI Tangani Kemiskinan Ekstrem di Jakarta
Kemudian jika sudah mengerucut menjadi satu nama, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang akan mengumumkan langsung siapa nama kandidat Capres yang akan diusung dari PDIP pada 1 Juni, bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila.
Seperti diketahui dari Sembilan parpol yang lolos ke Senayan pada Pemilu 2019, hanya PDIP yang bisa mengajukan nama tanpa berkoalisi dengan parpol lain, karena telah memenuhi syarat presiden threshold (PT).
Artikel Terkait
Canda Erick Thohir di Perayaan HUT Megawati Soal Capres PDIP
Fadli Zon: Diplomasi Parlemen Diperlukan untuk Wujudkan Stabilitas di ASEAN
30 Kapolsek di Polda Metro Jaya Dimutasi, Ini Daftar Lengkapnya
Segera Disampaikan ke Presiden, Komisi I Pastikan Rekam Jejak 13 Calon Dubes Tidak Ada Masalah