Jakarta, tinjauindonesia.ia – Siput menjadi salah satu hidangan populer bagi masyarakat Eropa. Mereka mengonsumsi siput karena diyakini bermanfaat untuk kesehatan.
Dilansir dari tinjau.id, di negara Eropa seperti Perancis, Jerman, dan Portugal, siput dihidangkan sebagai escargot yang sudah tidak asing lagi.
Escargot sangat baik untuk kesehatan kaya protein dan rendah lemak. Selain itu siput juga mengandung zat besi, kalsium, vitamin A, dan sejumlah mineral baik lainnya.
Namun tidak semua siput dapat dimakan. Hanya ada beberapa jenis siput darat yang bisa dijadikan escargot. Jadi pilihlah siput dengan tepat untuk dikonsumsi.
Baca Juga: Pengendara Motor Tewas Tertabrak Mobil di Sawah Besar Jakpus
Melansir dari Webmd, dalam 4 ons siput mentah mengandung 102 kalori, 2 gram lemak, dan 57 miligram kolesterol. Kemudian 79 miligram natrium, 2 gram karbohidrat, dan 18 gram protein.
Protein siput mirip dengan protein yang dalam daging babi dan sapi, namun siput memiliki kandungan lemak yang jauh lebih rendah.
Berikut manfaat mengonsumsi siput:
- Mengatasi Anemia
Anemia bisa terjadi karena tubuh kekurangan zat besi. Akibatnya jumlah sel darah merah yang sehat berkurang dan tidak berfungsi dengan baik.
Kekurangan zat besi bisa berakibat tubuh menjadi kelelahan, kelemahan, kulit pucat, nyeri dada, sakit kepala, pusing, dan sesak nafas.
Baca Juga: Di Momen Isra Mi'raj, Jokowi Berharap Rahmat Allah Dapat Melalui Tantangan Global
Namun dengan mengkonsumsi siput dapat membantu mengatasi kondisi tersebut.
Kondisi yang kekurangan zat besi. Siput adalah sumber zat besi. 1 porsi siput dapat memenuhi 22% kebutuhan zat besi harian.
- Meningkatkan Kesehatan Jantung
Siput juga memiliki kandungan asam lemak Omega-3. Siput menjadi salah satu sumber asam lemak Omega-3.
Artikel Terkait
8 Hal Soal Covid-19 yang Masih Perlu Jadi Perhatian
Peringati Hari Orang Sakit Sedunia, Umat Berdoa untuk Kesembuhan
Mengunyah Makanan Perlahan Dapat Cegah Diabetes dan Jantung