Jakarta, tinjauindonesia.id - Setiap orang memiliki kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol baik (HDL).
Kolesterol ini berasal dari dalam tubuh, namun juga bisa berasal dari makanan yang dikonsumsi.
Kadar kolesterol jahat (LDL) yang terlalu tinggi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. LDL tidak baik untuk tubuh.
Apa Itu Kolesterol Jahat?
Melansir dari Healthline, Low-density lipoprotein (LDL) adalah zat berlemak seperti lilin yang dapat ditemukan di seluruh tubuh.
Baca Juga: Mengenal Demensia
Kolesterol LDL biasa juga disebut dengan kolesterol jahat.
Zat ini terdiri dari kombinasi lemak dan protein yang dapat dengan mudah mengendap di pembuluh darah.
Berapa Ukuran Kadar Kolesterol Jahat?
Berdasaran pedoman klinis, seseorang harus menargetkan kadar kolesterol LDL di bawah 100 mg/dL.
Namun, American College of Cardiology dan American Heart Association merekomendasikan tingkat LDL di bawah 70 mg/dL untuk menghindari masalah kesehatana jangka panjang.
Baca Juga: Jaga Kesehatan Tulang Agar Tidak Keropos
Terutama untuk mereka penderita diabetes.
Apa Yang Harus Dilakukan?
Artikel Terkait
Asma Sering Kambuh, Ini Faktor Pencetusnya
Semua Tentang Nyeri Punggung Atas Selama Kehamilan
Diet Mediterania Dikaitkan Dengan Penurunan Risiko Demensia