a
Kebanyakan orang mungkin pernah mendengar bahwa makanan dan suplemen kaya antioksidan dapat bermanfaat bagi kesehatan, tetapi banyak yang mungkin tidak sepenuhnya memahami apa itu antioksidan atau bagaimana fungsinya dalam tubuh.
Jakarta, tinjauindonesia.id - Menurut sebuah artikel di biomolekul, kata antioksidan adalah salah satu istilah ilmiah paling membingungkan yang tidak didefinisikan dengan jelas oleh literatur ilmiah. Simak artikel ini untuk penjelasan lebih lanjut.
Apa itu antioksidan?
Antioksidan adalah senyawa yang mengurangi atau menghambat kerusakan sel melalui kemampuannya untuk menetralkan molekul yang disebut radikal bebas.
Radikal bebas adalah molekul yang memiliki satu atau lebih elektron tidak berpasangan di orbit luarnya, membuatnya tidak stabil dan sangat reaktif. Tubuh menciptakannya melalui proses metabolisme endogen normal, termasuk produksi energi.
Tubuh juga memproduksinya sebagai respons terhadap faktor lingkungan dan gaya hidup, seperti paparan sinar matahari, merokok, konsumsi alkohol, dan banyak lagi.
Antioksidan menghambat proses yang disebut oksidasi, yang menghasilkan radikal bebas yang menyebabkan kerusakan sel. Antioksidan dengan aman berinteraksi dengan radikal bebas, menetralisirnya sebelum dapat menyebabkan kerusakan pada protein, lipid, dan DNA.
Stres oksidatif terjadi ketika terlalu banyak radikal bebas di dalam tubuh. Ketidakseimbangan ini dapat terjadi akibat peningkatan produksi radikal bebas atau penurunan pertahanan antioksidan.
Radikal bebas memainkan peran penting dalam fungsi fisiologis normal tubuh dan berkontribusi pada kesehatan seseorang. Namun, ketika tubuh memproduksi radikal bebas secara berlebihan, maka dapat meningkatkan risiko penyakit seseorang.
Misalnya, banyak penyakit kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker, memiliki kaitan dengan kerusakan progresif akibat radikal bebas.
Sistem pertahanan antioksidan
Sel memiliki sistem pertahanan antioksidan yang membantu mengendalikan produksi radikal bebas.