Sudah sejak lama, diet mediterania telah lama menjadi patokan untuk pengaturan nutrisi, pencegahan penyakit, meningkatkan kesehatan, dan membuat seseorang berumur panjang.
Jakarta, tinjauindonesia.id - Diet mediterania adalah pola makan yang didasarkan pada masakan tradisional masyarakat Eropa seperti Yunani, Italia, Spanyol dan negara-negara lain yang berbatasan dengan Laut Mediterania.
Melansir dari Healthline, diet mediterania diadopsi dari pola makan masyarakat tradisional di negara Eropa. Beberapa penelitian sudah membuktikan bahwa pola makan itu bermanfaat untuk kesehatan.
Menu diet mediterania fokus pada:
· Sayuran
· Buah
· Biji-bijian utuh
· Kacang-kacangan
· Minyak zaitun, dan
· Ikan
Baca Juga: Apakah Makanan Organik Menurunkan Risiko Kanker?
Makanan seperti unggas, telur, dan produk susu harus dimakan dalam jumlah sedang. Sementara daging merah harus dibatasi. Selain itu, diet mediterania juga membatasi:
· Biji-bijian olahan
Artikel Terkait
3 Jenis Makanan Yang Baik untuk Kesehatan Usus Anak Anda
Makanan Terbaik untuk Bayi dan Balita
Makanan Sehat bagi Ibu Hamil