Fadli Zon: Air Bersih dan Sanitisasi Kebutuhan Paling Mendesak yang Harus Segera Diatasi

photo author
Rio Cornelianto, Tinjau Indonesia
- Kamis, 16 Februari 2023 | 10:39 WIB
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon dalam intervensinya pada forum Parliamentary Hearing at The United Nations di New York, Amerika Serikat 13-14 Februari 2023.  (Foto: dok. DPR RI)
Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon dalam intervensinya pada forum Parliamentary Hearing at The United Nations di New York, Amerika Serikat 13-14 Februari 2023. (Foto: dok. DPR RI)

Jakarta, tinjauindonesia.id - Salah satu tantangan global yang harus segera diurai adalah kebutuhan air bersih dan sanitasi yang layak. Mengingat, kedua aspek tersebut sangat erat kaitannya dengan kesehatan masyarakat.

Hal itu disampaikan Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Fadli Zon dalam intervensinya di  forum Parliamentary Hearing at The United Nations di New York, Amerika Serikat 13-14 Februari 2023.

Forum tersebut mengangkat tema "Water for Peoples and the Planet: Stop the Waste, Change the Game, Invest in the Future".

"Saya melihat upaya untuk menyediakan akses yang luas terhadap air minum dan sanitasi terhambat. Di antaranya oleh ketidaksetaraan atau bahkan kurangnya infrastruktur, keterbatasan inovasi dan teknologi, keterbatasan finansial, ketidakseimbangan antara ketersediaan dan kebutuhan. Serta pengelolaan dan tata kelola air yang buruk,” jelas Fadli dalam keterangan persnya,  Rabu (15/2/2023).

Baca Juga: Kabar Duka, Mantan Ketua DPR Zaenal Ma'arif Meninggal Dunia

Untuk itu Fadli Zon menekankan pentingnya melipatgandakan komitmen politik untuk menyediakan air minum bersih, sanitasi dan pelayanan kesehatan untuk mengatasi semua hambatan tersebut. Disamping pembangunan infrastruktur air dan sanitasi tetap harus diutamakan.

Lebih lanjut, Politisi Fraksi Partai Gerindra ini mengajak untuk memperkuat kerja sama global dan mekanisme keuangan inovatif serta memperkuat pelayanan kepada kelompok masyarakat rentan seperti perempuan, anak perempuan, anak-anak, dan banyak kelompok terpinggirkan lainnya.

Fadli Zon menambahkan, peran Parlemen sangatlah penting di mana DPR memiliki mandat untuk terus menyuarakan kebutuhan dan hak publik termasuk hak atas air minum, sanitasi, dan layanan kesehatan yang bersih, mudah diakses dan terjangkau.

Baca Juga: DPR dan Pemerintah Sepakati Biaya Haji 2023 Rp 49,8 Juta

Indonesia ditegaskannya mendukung terciptanya tata kelola air bersih yang menjunjung tinggi prinsip keadilan dan efisiensi.

"Kami juga menekankan perlunya pendekatan pengelolaan air terpadu dan pentingnya kerja sama dalam pengelolaan sumber daya air. Saya berharap Konferensi ini dapat memobilisasi komitmen global dan berubah menjadi kebijakan yang dapat ditindaklanjuti untuk tata kelola air yang lebih baik, lebih adil, lebih inklusif, dan berkelanjutan,” pungkas Fadli Zon.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rio Cornelianto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

THR Bagi ASN Cair 4 April

Sabtu, 1 April 2023 | 12:04 WIB

Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar Sejauh 2 Km

Rabu, 29 Maret 2023 | 11:29 WIB

Polri Akan Gelar Operasi Ketupat H-7 Lebaran

Sabtu, 25 Maret 2023 | 13:23 WIB

Terpopuler

X