Update Gempa Papua, Pengungsi Bertambah Jadi 2.136 Jiwa

photo author
Michael Carlos Kodoati, Tinjau Indonesia
- Jumat, 10 Februari 2023 | 13:39 WIB
Gempa papua berkekuatan 5,4 magnitudo menewskan 4 orang. (dok. polri.go.id)
Gempa papua berkekuatan 5,4 magnitudo menewskan 4 orang. (dok. polri.go.id)

Jakarta, tinjauindonesia.id – Pascagempa magnitude 5,4 yang mengguncang Kota Jayapura Kamis (9/2/2023) kemarin,  jumlah pengungsi maupun kerusakan rumah, bangunan atau gedung terus bertambah.

Menurut data yang dirangkum Pusat Pengendali dan Operasi (Pusdalops) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Jumat  (10/2/2023), jumlah pengungsi bertambah menjadi 2.136 jiwa.

“Mereka tersebar di 15 titik posko pengungsian,” ujar Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/2/2023).

Rinciannya, 50 KK mengungsi di Kompleks CV Thomas, 50 KK di Bank BTN Kota Jayapura, 200 jiwa di Kristus Raja Dok V, 400 jiwa di Bhayangkara I, dan 300 jiwa di B-One.

Baca Juga: Cegah Stunting Sejak Dini, Heru Dukung Kegiatan Aksi Bergizi di Sekolah

Pengungsi di depan Kantor Depnaker  ada 110 jiwa, 125 jiwa di TPI Hamadi, 65 jiwa di lingkungan Bhayangkari Baru, 100 jiwa di Kantor Lurah Hamadi, 50 jiwa di sanak keluarga, dan 40 jiwa di kantor United Traktor.

Kemudian 260 jiwa di DOK IV Jalan Sumatera, 73 jiwa di RT 01 Tasangka, 254 jiwa di Gajah Putih, dan 159 di Polairud Hamadi.

Sementara data kerugian material juga bertambah. Rinciannya 15 rumah rusak berat, 1 rumah rusak sedang, dan 28 rumah rusak ringan.

Selain itu 1 cafetaria roboh dan tenggelam, 5 gedung perkantoran rusak, 1 RSUD Kota Jayapura rusak, 1 masjid, 2 gereja, 1 hotel, dan 1 supermarket turut terdampak.

Baca Juga: Gempa Papua, Pemkot Jayapura Tetapkan Status Tanggap Darurat 21 Hari

Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Jayapura dan BPBD Provinsi Papua bersama unsur Forkopimda terus melakukan pendataan, monitoring dan memberikan dukungan dasar penanganan darurat bagi para penyintas.

Pemerintah Kota Jayapura Bersama Forkompinda juga sudah mengeluarkan status tanggap darurat yang akan berlaku hingga 21 hari ke depan

“Saat kebutuhan mendesak para korban gempa Papua meliputi genset listrik, tenda, kasur lipat, makanan siap saji, selimut, tikar, dan air mineral," pungkas Muhari.

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Michael Carlos Kodoati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

THR Bagi ASN Cair 4 April

Sabtu, 1 April 2023 | 12:04 WIB

Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar Sejauh 2 Km

Rabu, 29 Maret 2023 | 11:29 WIB

Polri Akan Gelar Operasi Ketupat H-7 Lebaran

Sabtu, 25 Maret 2023 | 13:23 WIB

Terpopuler

X