Pemprov DKI dan Kemenhub Percepat Pengembangan LRT dan MRT

photo author
Fredericus Hardiyanto, Tinjau Indonesia
- Rabu, 8 Februari 2023 | 09:07 WIB
Menhub Budi Karya Sumadi bersama Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono  membahas soal pengembangan transportasi massal LRT dan MRT Jakarta. (Foto: Pemprov DKI)
Menhub Budi Karya Sumadi bersama Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono membahas soal pengembangan transportasi massal LRT dan MRT Jakarta. (Foto: Pemprov DKI)

Karena Manggarai merupakan sentral stasiun kereta rel listrik (KRL) yang melayani pergerakan masyarakat dari luar kota (Depok, Bogor, Tangerang, Bekasi) dan sudah terintegrasi dengan angkutan massal lain, seperti Transjakarta.

Pemprov DKI, lanjut Budi, sudah mengalokasikan dana untuk pembangunan LRT Jakarta rute Velodrome-Manggarai.

Baca Juga: Ini Nama 33 Insan Pers yang Menerima Kartu Pers Nomor Satu di HPN Medan

Diperkirakan pembangunan akan selesai pada awal September 2024. Ia mengapresiasi pengembangan rute LRT Jakarta tersebut, karena akan menambah penumpang mencapai 185.000 orang.

Budi juga mendukung rencana revitalisasi Stasiun Tanah Abang yang diusulkan Pemprov DKI dan memberikan izin penggunaan tanah seluas empat hektare milik Kemenhub untuk dijadikan sentral stasiun atau stasiun pengganti Stasiun Tanah Abang.

“Selain membangun, kita pun meminta DKI untuk memperbaiki lingkungan sekitar, sehingga kita tidak menjumpai lagi para penumpang turun di Stasiun Tanah Abang langsung bertemu jalan. Tetapi sudah ada taman, bangunan juga bagus,” jelas Budi.

Baca Juga: Siap Hadir Langsung di HPN, Jokowi Tekankan Pentingnya Pers yang Bertanggung Jawab

Terkait pembangunan MRT Jakarta koridor East-West, Budi mengungkapkan, telah membahasnya secara detail bersama Pemprov DKI dan PT MRT Jakarta untuk rute Kembangan-Medan Satria. Nantinya rute ini akan tersambung sedikit ke Bekasi.

Menurut Budi, semua usulan atau gagasan yang disampaikan Pj Gubernur DKI merupakan ide-ide yang sangat strategis untuk membangun integrasi moda transportasi massal.

Apalagi pemerintah membutuhkan contoh pembangunan integrasi moda transportasi massal. Ketika pemerintah mengajak kota-kota besar lain, seperti Surabaya, Medan, Makassar, Bandung, pemerintah sudah mempunyai contoh angkutan massal yang baik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Fredericus Hardiyanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

THR Bagi ASN Cair 4 April

Sabtu, 1 April 2023 | 12:04 WIB

Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar Sejauh 2 Km

Rabu, 29 Maret 2023 | 11:29 WIB

Polri Akan Gelar Operasi Ketupat H-7 Lebaran

Sabtu, 25 Maret 2023 | 13:23 WIB

Terpopuler

X