Yogyakarta, tinjauindonesia.id - Melihat dari dekat penanganan ketahanan pangan? Juga bagaimana memelihara rusa? Sambil menyeruput kopi dan menyantap hidangan khas Yogyakarta? Nara Kupu Yogyakarta menyediakan itu.
Mengusung konsep eduwisata, Nara Kupu Jogja yang terletak di kaki gunung Merapi menawarkan wisata menikmati alam sekaligus bercocok tanam. Pengunjung akan diedukasi tentang cara menanam sayuran organik dan pengolahan sampah organik. Juga bagaimana rusa hidup di dekat manusia.
Nara Kupu Jogja juga menyediakan berbagai macam pilihan sajian kuliner, diantaranya Pecel 57 yang telah ada sejak tahun 2006, Bakmi Jogja Mbah Walid, dan Morning Dew.
Baca Juga: Nara Kupu Village, Hidden Paradise Di Depok
"Nara Kupu Jogja membuka kesempatan kerja sama dengan pelaku UMKM yang ingin menjajakan produknya di sini secara gratis," kata Doni.
Nara Kupu Jogja membuka Rumah Edukasi gratis bagi anak sekolah yaitu kegiatan bercocok tanam bersama pemandu dan menariknya anak-anak dapat membawa hasil panen sayur organik.
Berlokasi Pandanpuro, Hargobinangun, Sleman, Yogyakarta, dengan lahan seluas 4,5 hektar, nantinya Nara Kupu Jogja akan dilengkapi dengan fasilitas pemancingan ikan, beberapa vila yang bisa disewa dan juga golf driving range.
"Kami memiliki program yang sudah berjalan seperti pertanian dan perkebunan sayur dan buah organik, pemeliharaan Rusa Tutul (nama ilmiah Axis axis) yang merupakan ikon Nara Kupu Jogja, peternakan ayam kampung petelur, angsa, bebek, rumah lebah, serta kolam budidaya dan kolam pancing ikan air tawar seperti ikan mas, ikan mujair, ikan lele, dan lainnya," ujar Doni.
Nara Kupu Jogja buka tiap hari. Untuk Anda yang sedang berada di sekitar Jakarta, konsep serupa bisa ditemukan di Nara Kupu Depok. Tapi berminat merasakan suasana Merapi, Nara Kupu Jogja juga bisa ditempuh untuk liburan akhir pekan dari Jakarta maupun untuk wisatawan sekitar Yogyakarta.