Anda tinggal dengan keluarga Anda dan merasa tidak nyaman dengan perilaku toksik yang dilakukan? Berikut hal-hal yang dapat membantu Anda untuk menyikapinya.
Jakarta, tinjauindonesia.id – Beberapa orang yang beruntung dilahirkan dalam keluarga yang mereka sukai. Tetapi bagi yang lain, hanya dengan mendapat telepon dari orangtua telah menyebabkan kecemasan, dan mereka meninggalkan pertemuan keluarga dengan perasaan sakit hati, marah, atau lelah. Dinamika keluarga yang beracun dapat berdampak luas pada kehidupan kita sebagai orang dewasa. Berikut hal yang dapat Anda lakukan jika memiliki anggota keluarga yang bersikap toksik dan tak kunjung mengubah perilakunya.
Pahami bahwa Anda tidak bisa memaksa orang yang Anda cintai untuk berubah
Kita sering memiliki keinginan yang tulus agar orang lain berubah tanpa memahami bahwa sebagian besar dari kita tidak mengubah hidup kita.
Mengingatkan diri sendiri bahwa apa yang anggota keluarga Anda lakukan (atau tidak) lakukan sebagian besar berada di luar kendali Anda. Misalnya, mungkin orangtua Anda belanja dengan boros dan kemudian meminta Anda untuk meminjamkan uang tunai untuk menutupi tagihan mereka, yang membuat Anda sangat frustrasi karena mereka tidak menetapkan dan mematuhi anggaran. Atau mungkin saudara Anda selalu diam saat menghadapi konflik dan Anda berharap mereka belajar cara berkomunikasi dengan lebih baik. Terlepas dari pola tertentu yang Anda harap akan dipatahkan oleh orang yang Anda cintai, katakan pada diri sendiri pernyataan seperti, "Kebiasaan lama sukar diubah", dan "Melakukan sesuatu yang berbeda tidak semudah kelihatannya" dapat membantu Anda membingkai ulang situasi dan mulai melepaskan diri.
Baca Juga: Aktivitas Minggu Sore Menyenangkan bagi Lansia
Lakukan percakapan yang langsung dan jujur dengan mereka
Hanya karena Anda menyadari bahwa Anda tidak dapat mengubah seseorang, bukan berarti Anda tidak boleh mencoba mengutarakan pendapat dan harapan. Ketika sikap dan perkataan mereka sudah melewati batas dan Anda menyadarinya, jangan sungkan untuk mengingatkan mereka secara baik dan tenang. Dan yang terpenting, jujur dan terbukalah dalam memaparkan setiap poin penting yang ingin Anda sampaikan.
Belajarlah untuk menerima siapa diri mereka dan kemampuan mereka
Mengetahui bahwa Anda tidak dapat mengubah seseorang adalah satu hal, tetapi berdamai dengan siapa mereka bisa menjadi tantangan lain — terutama jika menyangkut orang-orang terdekat kita. Penerimaan tidak mudah, tetapi membuat hidup lebih damai. Anda bisa mencintai keluarga dan memiliki luka yang dalam karena hubungan itu. Tapi, berjuang melawan penerimaan menciptakan kekacauan terus-menerus dalam hubungan.
Itu tidak berarti orang yang Anda cintai tidak akan pernah berubah, juga tidak berarti Anda harus menerima perilaku mereka jika itu kasar atau berbahaya. Sekali lagi, Anda dapat mencoba berbicara dengan mereka dan melihat ke mana hal itu membawa Anda. Penerimaan pada akhirnya adalah tentang mengakui bahwa perilaku orang lain berada di luar kendali Anda.