Luwu Utara, tinjauindonesia.id - Wakil Ketua Komisi V DPR Andi Iwan Aras mendorong agar pemerintah pusat memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi ekonomi masyarakat pascabanjir bandang Luwu Utara, Sulawesi Selatan.
Pemerintah pusat pun diharapkan segera menyelesaikan kebutuhan infrastruktur daerah, termasuk di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.
Hal itu disampaikan Andi Iwan ketika meninjau infrastruktur di Kabupaten Luwu Utara, pascabanjir bandang 2020, Jumat (17/2/2023) lalu.
Andi Iwan menyebutkan butuh dukungan anggaran yang lebih besar untuk prioritas infrastruktur pascabanjir.
Seperti pembangunan hunian tetap untuk masyarakat Desa Radda, jembatan sungai Masamba yang rusak, Bendung Baliase yang akan mengairi 21.000 hektar persawahan di Kabupaten Luwu Utara, Pelabuhan Munte dan lainnya.
Baca Juga: Banjir Solo Surut, Warga yang Mengungsi Kembali ke Rumah
Pihaknya minta Pemkab Luwu Utara dan kementerian terkait berkoordinasi untuk penanganan ruas-ruas jalan yang rusak dan hunian tetap yang menjadi prioritas terkait masyarakat.
"Selanjutnya akan dilaporkan dalam rapat untuk dibahas dan tindaklanjuti dalam rapat bersama mitra kerja Komisi V DPR, agar permasalahan tersebut segera diatasi, terutama masalah infrastruktur dan transportasi di Kabupaten Luwu utara ini,” papar Andi Iwan di Luwu Utara.
Andi Irwan mengatakan, kunjungan Kerja r]eses ini untuk melihat secara langsung pembangunan sarana prasarana infrastruktur dan transportasi yang pembiayaan bersumber dari APBN maupun sumber dana lainnya yang diatur oleh undang-undang dan peraturan.
Tim meninjau salah satu lokasi yang menjadi tempat hunian tetap bagi masyarakat penyintas banjir bandang. Oleh karena itu, pemerintah pusat harus memberi bantuan, agar masyarakat kembali beraktivitas dan mendapat tempat yang lebih layak.
Baca Juga: Sistem Pemilu 2024, Bamsoet Sarankan Gunakan Proposional Terbuka dan Tertutup
Pasca banjir ini kita mendorong Kementerian PUPR segera menyelesaikan kegiatan penanganan banjir baik di Sungai Masamba dan Radda. Kalau penanganan sebelumnya sifatnya sementara kita harap secepatnya dibenahi, dipermanenkan agar daya tahan konstruksinya benar-benar optimal.
Mengingat hal itu sangat dibutuhkan masyarakat dan juga strategis bagi perkembangan ekonomi serta kesejahteraan di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan. ***
Artikel Terkait
Banjir Landa Parepare, Sulawesi Selatan
Banjir Parepare, Genangi Rumah Sakit
Banjir Parepare Rendam Pemukiman Warga Disertai Hujan dan Angin Kencang
BPBD DKI Imbau Warga Pesisir Utara Jakarta Waspaai Banjir Rob