Banjir Solo Surut, Warga yang Mengungsi Kembali ke Rumah

photo author
Rio Cornelianto, Tinjau Indonesia
- Minggu, 19 Februari 2023 | 19:44 WIB
Banjir Solo Mulai Surut, Warga Pengungsi Terdampak Banjir Kembali ke Rumah (Bonsernews.com/dok.instagram)
Banjir Solo Mulai Surut, Warga Pengungsi Terdampak Banjir Kembali ke Rumah (Bonsernews.com/dok.instagram)

Solo, tinjauindonesia.id - Musibah banjir di Kota Solo, Jawa Tengah akibat curah hujan yang tinggi dan meluapnya Sungai Bengawan Solo, Minggu (19/8/2023) berangsur surut.

Masyarakat setempat yang terdampak banjir yang mengungsi sudah mulai kembali ke rumah masing-masing. Selain itu, warga juga melakukan pembersihan rumah dan lingkungannya.

Meski begitu, status tanggap darurat tetap diberlakukan di wilayah terdampak banjir.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberlakukan tanggap darurat banjir Solo dan Sukoharjo selama 14 hari,  berlaku sejak Jumat (17/2/2023).

“Status tanggap darurat sudah dikeluarkan oleh Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka dan Bupati Sukoharjo Etik Suryani, dan berlaku selama 14 hari,” terang Kepala BNPB Letjen Suharyanto.

Baca Juga: Sistem Pemilu 2024, Bamsoet Sarankan Gunakan Proposional Terbuka dan Tertutup

Suharyanto mengimbau pemerintah daerah (Pemda) harus cepat tanggap untuk turun ke lapangan dalam setiap kejadian bencana dengan logistik dan dana operasional yang memadai.

Kemudian, daerah juga diimbau untuk tidak ragu dalam menentukan status siaga maupun tanggap darurat.

Sebelumnya,  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah mencatat, wilayah yang terdampak banjir itu meliputi Kabupaten Wonogiri, Klaten, Kabupaten Sukoharjo, Surakarta dan Kabupaten Karanganyar.

Selain hujan di kawasan hulu, banjir juga dipicu oleh naiknya intensitas curah hujan di lima wilayah tersebut, atau yang juga dikenal dengan Solo Raya.

BPBD Jawa Tengah merinci, wilayah Kabupaten Wonogiri yang terdampak adalah dua desa di satu kecamatan dengan jumlah warga yang terdampak sebanyak 248 orang.

Baca Juga: Buron 7 Bulan, Bupati Memberamo Tengah Diringkus KPK

Kemudian Kabupaten Klaten terdapat delapan desa di lima kecamatan yang terdampak, dengan jumlah pengungsi sebanyak 295 orang.

Wilayah Kabupaten Sukoharjo terdapat 13 desa di tiga kecamatan yang terdampak. Sebanyak 2.000 orang dari 6.136 yang terdampak terpaksa harus mengungsi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rio Cornelianto

Sumber: PMJ News

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

THR Bagi ASN Cair 4 April

Sabtu, 1 April 2023 | 12:04 WIB

Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar Sejauh 2 Km

Rabu, 29 Maret 2023 | 11:29 WIB

Polri Akan Gelar Operasi Ketupat H-7 Lebaran

Sabtu, 25 Maret 2023 | 13:23 WIB

Terpopuler

X