"Bukan hanya LGBT saja yang harus kita perangi, tapi juga segala perbuatan asusila di depan umum yang merusak generasi bangsa ini. Kita harus tegas," tandas Terpisah, Camat Tanah Sareal Sahib Khan membantah kebenaran video viral tersebut.
Camat Sareal Sahib Khan membantah terkait adanya pesta LGBT di kafe tersebut.
Menurut Sahib, setelah mendapat informasi soal video viral tersebut, dia langsung ke lokasi kafe untuk mengecek kebenarannya.
Setelah ditelusuri, jelas Sahib, ternyata kafe itu memang menggelar acara menjelang hari valentine, namun acara ini bersifat hiburan dan umum.
Baca Juga: Angin Kencang Terjang Palu, 11 Rumah Rusak dan 48 Jiwa Terdampak
“Dugaan ada pesta gay atau LGBT dan sebagainya itu tidak benar. Kalau yang disampaikan pengelola itu tidak bisa menyortir tamu yang datang. Jadi bukan berarti acara itu dikhususkan bagi LGBT,” kata Sahib.
Pengelola kafe, Irvan juga membantah adanya dugaan pesta LGBT tersebut.
Menurut Irvan, video viral di media sosial itu tidak benar.
Pihaknya tidak pernah mendukung komunitas LGBT, apalagi membuat acara khusus untuk mereka.
"Kami hanya menggelar acara biasa pada umumnya tanggal 11 Februari 2023. Dan tidak pernah tahu kalau ada customer yang memiliki background tersebut. Tentunya kami tidak bisa menyortir,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Kurir Ekspedisi Ditemukan Tewas di Kembangan Jakbar
Kadiv Propam Segera Gelar Sidang Etik Bharada E
Heboh Aliran Sesat di Tangerang, Ini Kata Pimpinan Muhammadiyah