Sapta.
Bogor, tinjauindonesia.id – Video viral diduga pesta LGBT di sebuah kafe di Kota Bogor beredar luas di masyarakat.
Polresta Bogor Kota langsung mendatangi lokasi kafe terkait beredarnya video viral tersebut.
Kapolresta Bogor Kota, Kombes Bismo Teguh Prakoso menegaskan, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap pemilik, karyawan dan pengunjungi kafe yang terekam dalam video berdurasi 28 detik tersebut.
Dilansir dari tinjau.id, hasil penelusuran sementara, pemilik kafe tersebut mengaku tidak mengetahui adanya pesta pasangan gay dan komunitas LGBT.
Polisi juga tidak menjumpai adanya minuman keras atau beralkohol di kafe tersebut.
“Memang ada acara di kafe tersebut saat perayaan valentine kemarin. Namun pemilik tidak mengetahui kalau ada pasangan gay atau LGBT. Acara itu bukan untuk komunitas tertentu, melainkan bersifat umum,” kata Bismo saat dikonfirmasi, Jumat (17/2/23).
Baca Juga: Heboh Aliran Sesat di Tangerang, Ini Kata Pimpinan Muhammadiyah
Bismo mengatakan, pihaknya juga bakal memproses lebih lanjut video viral tersebut dengan memanggil para pihak yang terkait.
“Hari ini kami agendakan pemeriksaan terhadap pembawa acara. Selanjutnya, seluruh pengunjung yang hadir akan kami periksa. Khususnya yang ada dalam rekaman video viral itu,” tandas Bismo.
Video viral yang beredar luas tersebut, mematik reaksi berbagai kalangan di kota hujan itu.
Salah satunya Ketua KNPI Kota Bogor, Sapta Bela Alfaraby. Ia meminta Pemkot Bogor segera menindaklanjuti kejadian itu.
Baca Juga: Jokowi Berharap Ada Reformasi Total di Sepak Bola Indonesia
"Kami mengutuk keras. Jika memang video viral itu benar terjadi, Pemkot Bogor melalui SKPD terkait terutama Satpol PP harus bertindak tegas," kata Sapta.
Jika pemerintah tidak segera bertindak, lanjut Sapta, maka beberapa organisasi kepemudaan yang bernaung di KNPI Kota Bogor, akan menutup kafe tersebut, jika terbukti menjadi tempat berpesta kaum gay.
Artikel Terkait
Kurir Ekspedisi Ditemukan Tewas di Kembangan Jakbar
Kadiv Propam Segera Gelar Sidang Etik Bharada E
Heboh Aliran Sesat di Tangerang, Ini Kata Pimpinan Muhammadiyah