Baca Juga: BMKG Prediksi Sebagian Jakarta Akan Diguyur Hujan Siang Ini
“Kita meminta bahwa layanan di Armusna (Arafah, Muzdalifah dan Mina) itu tetap dalam keadaan baik,” katanya.
"Kami memohon maaf kepada jemaah, belum bisa malam ini memberikan kepastian berapa beban jamaah dan berapa yang menjadi kewajiban kita memberangkatkan jemaah untuk melaksanakan ibadah haji,” pungka Marwan.
Sementara itu Ketua Komisi VIII DPR Ashabul Kahfi mengungkapkan, pihaknya memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk mencoba melakukan revisi kembali terhadap beberapa komponen biaya haji.
Baca Juga: Program Nara Kupu Mengajar, Bentuk Pengabdian Mahasiswa untuk Edukasi Anak
"Termasuk melakukan negosiasi kepada Pemerintah Arab Saudi di sana dengan harapan, mudah-mudahan besok (Rabu, 15 Februari 2023, red), kita sudah menemukan kesepahaman," kata Ashabul.
"Yang pasti Insya Allah kami Komisi VIII punya komitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat. Mudah-mudahan jemaah haji tahun ini yang berjumlah 221.000 yang sudah antre kurang lebih 10 tahun. Insya Allah semua bisa berangkat dengan biaya Bipih yang terjangkau," pungkas Ashabul Kahfi. ***
Artikel Terkait
Komisi VIII Minta Pemerintah Turunkan Biaya Haji
Komisi VI Dorong Garuda Kaji Ulang Biaya Penerbangan Haji