Hadapi Bencana Alam, Polri Gelar Pelatihan Kesehatan dan Terjun Payung 

photo author
Michael Carlos Kodoati, Tinjau Indonesia
- Senin, 6 Februari 2023 | 17:02 WIB
Komjen Anang Revandoko
Komjen Anang Revandoko

Jakarta, tinjauindonesia.id - Polri menggelar pelatihan Basic Trauma and Cardiac Life Support (BT & CLS)  2023 bagi tenaga kesehatan Brimob, Lemdiklat, dan Fungsi Dokkes Kewilayahan.  

Pelatihan BT & CLS 2023 ini diikuti  94 personel Polri dengan latar belakang perawat yakni 22 personel Korbrimob Polri, 42 Satbrimob Polda, 15 personel jajaran Pusdokkes Polri,  serta 15 personel jajaran Bidokkes Polda seluruh Indonesia.

Komandan Korps (Dankor) Brimob Komjen Anang Revandoko mengatakan, pelatihan ini dilakukan untuk meningkatkan sumber daya manusia  (SDM) dalam menghadapi masalah konflik maupun bencana alam seperti gempa bumi yang terjadi di Cianjur, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Nong Poy, Transgender Tercantik di Dunia Akan Dinikahi  Anak Konglomerat Thailand

"Bagaimana nanti tenaga medis Polri menyiapkan  tempat-tempat yang tidak terjangkau, serta cepat membutuhkan pelayanan medis," kata Anang.

Anang menuturkan, pelatihan Basic Trauma and Cardiac Life Support 2023 dilaksanakan selama 7 hari, terdiri 3 hari daring yang bertempat di satuan kerja asal peserta.

Kemudian selama 4 hari luring bertempat di gedung BPMP DKI Jakarta, dari  6 - 9 Februari 2023.

Selain pelatihan BT & CLS, Polri juga melaksanakan pelatihan terjun payung  selama 21 hari dari  17 Januari -  6 Februari 2023,  di Satlat Brimob Cikeas dan Bandara Pondok Cabe, dengan jumlah peserta sebanyak 49 personel.

Baca Juga: Basuki: Pembangunan Infrastruktur Dasar di IKN Capai 14 Persen

Terdiri  dari 22 personel Korbrimob Polri,  dan 27 personel Satbrimob Polda yang meliputi 5 personel Satbrimob Papua, 3 personel Satbrimobda Sumut, 1 personel Satbrimobda Gorontalo, dan masing-masing 2 personel dari Satbrimobda Papua Barat, NTT, Maluku, Maluku Utara, Kaltara, Sulsel, Aceh, Lampung, dan DIY.

Anang menambahkan, nantinya hasil  dari pelatihan ini yakni meningkatkan kemampuan personel fungsi Dokkes Polri pada penanganan kegawat-daruratan akibat trauma dan gangguan kardiovaskuler, dalam rangka memberikan dukungan kesehatan yang optimal pada operasi kepolisian dalam situasi kontijensi.

Baca Juga: Megawati Tunjuk Said Abdullah Jadi Plt Ketua DPD PDIP Jatim

Sedangkan  untuk pelatihan terjun payung, Anang mengharapkan peserta latihan mampu dan terampil dalam teknik dan taktik terjun payung, serta mampu mentransfer ilmu dan kemampuan pada personel lain di kesatuan.

"Diharapkan juga terbentuknya kesiapan mental dan fisik personel penerjun yang terlatih, tangguh, responsif, dan dapat diandalkan," katanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Michael Carlos Kodoati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

THR Bagi ASN Cair 4 April

Sabtu, 1 April 2023 | 12:04 WIB

Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar Sejauh 2 Km

Rabu, 29 Maret 2023 | 11:29 WIB

Polri Akan Gelar Operasi Ketupat H-7 Lebaran

Sabtu, 25 Maret 2023 | 13:23 WIB

Terpopuler

X