Bamsoet: Motor Masuk Tol Memungkinkan, Asal Jalurnya Terpisah

photo author
Michael Carlos Kodoati, Tinjau Indonesia
- Jumat, 3 Februari 2023 | 15:05 WIB
Potret Ketua IMI, Bambang Soesatyo (Twitter/ RadioSmartFM)
Potret Ketua IMI, Bambang Soesatyo (Twitter/ RadioSmartFM)

Jakarta, Beritasatu.com – Keinginan kendaraan roda dua motor gede (moge) untuk masuk tol kembali disuarakan.

Motor Besar Club Indonesia (MBCI) mengutarakan usulannya agar sepeda motor juga mendapat akses menggunakan jalan tol.

Hal itu pun mendapat dukungan dari Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo.

Dilansir dari tinjau.id, pria yang akrab disapa Bamsoet tersebut mengatakan kendaraan roda dua bisa saja masuk tol, namun jalurnya harus terpisah. Seperti di jembatan tol Suramadu (Surabaya-Madura) atau tol Bali Mandara.

“Bukan (berarti saya) mendukung. Jadi intinya adalah kalau jalan tolnya, memungkinkan dibangun seperti di Bali, ada pemisah jalannya. Itu sangat ideal,” ungkap Bamsoet pada wartawan di sela acara Press Conference IIMS 2023, di Jakarta, Kamis (2/2/23).

Baca Juga: Mengenal Sosok Hadratusyeikh Hasyim Asy’ari yang Revolusioner

Bamsoet menjelaskan, pengendara motor punya hak yang sama untuk mengakses berbagai fasilitas jalanan yang negara sediakan.

“Karena memang seharusnya tak boleh ada diskriminasi. Karena kendaraan roda dua juga memiliki hak menikmati jalan tanpa hambatan,” sambungnya.

Namun  di sisi lain, dia juga ingin pengendara motor tetap safety dan aman.

Maka, hanya jalan tol dengan spesifikasi tertentu saja yang boleh masuk tol. Contohnya di jalan tol Bali Mandara, yang sudah memiliki jalur khusus sepeda motor.

“Khusus buat motor, mungkin dua meter, tiga meter, itu yang ideal. Tapi kalau kondisi tolnya tidak ada jalan pemisah, seperti yang hari ini banyak, itu memang agak riskan,” sambung pria yang juga menjabat MPR itu.

Baca Juga: Malam Ini, Kapolri dan Panglima TNI Nonton Bareng Wayang Kulit dengan Lakon “Wahyu Makhutarama

Kepada pemerintah dan pengelola jalan tol, Basmoet mengimbau, bolehlah memikirkan membangun jalan tersendiri bagi roda dua. Mereka kan juga berhak menikmati kue pembangunan. Mereka juga membayar pajak yang sama.

Menurutnya secara bisnis juga tidak merugikan. Karena masuk tol motor juga bayar dan jumlahnya lebih banyak daripada mobil.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Michael Carlos Kodoati

Sumber: tinjau.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

THR Bagi ASN Cair 4 April

Sabtu, 1 April 2023 | 12:04 WIB

Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar Sejauh 2 Km

Rabu, 29 Maret 2023 | 11:29 WIB

Polri Akan Gelar Operasi Ketupat H-7 Lebaran

Sabtu, 25 Maret 2023 | 13:23 WIB

Terpopuler

X