Jakarta, tinjauindonesia.id – Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR Gilang Dhielafararez mengecam kunjungan Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir ke kompleks Masjid Al-Aqsa di Palestina.
Menurut Gilang, tindakan Menteri Keamanan Israel tersebut berpotensi mengancam status quo Masjid Al-Aqsa, bahkan dapat menimbulkan ketegangan dan memicu kekerasan.
“Kita tidak ingin hal ini terjadi, apalagi jika sampai menyebabkan pelanggaran HAM terhadap warga sipil,” tutur Gilang dalam intervensinya yang berjudul "Melindungi Masjid Al Aqsa dari Ancaman Israel", pada lanjutan sidang PUIC, sesi Standing Specialized Committee on Cultural and Legal Affairs and Dialogue of Civilizations and Religions, di Aljazair, akhir Januari 2023 lalu.
Baca Juga: Fadli Zon: Diplomasi Parlemen Diperlukan untuk Wujudkan Stabilitas di ASEAN
Selain mengecam, Politisi PDI-Perjuangan ini juga mengajak dunia internasional untuk sama-sama memastikan agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.
“Komunitas internasional harus menekan Israel untuk bertanggung jawab atas semua tindakan tidak manusiawi, provokatif serta melanggar hak asasi manusia terhadap warga Palestina,” ujar Gilang.
Gilang meyakini, resolusi yang hadir dalam sidang PUIC ini akan mendesak dijalankannya resolusi Majelis Umum PBB yang terbaru berkenaan dengan praktik-praktik pelanggaran HAM yang dilakukan Israel atas rakyat Palestina di wilayah pendudukan Palestina.
Baca Juga: Canda Erick Thohir di Perayaan HUT Megawati Soal Capres PDIP
“Saya menggarisbawahi bahwa sangat penting untuk menghormati situs atau tempat yang dianggap suci oleh kalangan masyarakat (Al-Aqsa) serta menahan diri dari tindakan-tindakan yang profokatif,” pungkas Gilang.
Artikel Terkait
Airlangga: Ridwan Kamil Punya Tugas sebagai Kader Golkar
Tri Rismaharini Larang Kegiatan Ngemis Online
Lebih Kurang Sistem Proporsional Tertutup Pemilu
Canda Erick Thohir di Perayaan HUT Megawati Soal Capres PDIP
Fadli Zon: Diplomasi Parlemen Diperlukan untuk Wujudkan Stabilitas di ASEAN