Jakarta, tinjauindonesia.id - Ibadah puasa di bulan Ramadhan merupakan kewajiban umat muslim. Ibu menyusui dapat berpuasa saat bulan Ramadhan.
Meski demikian, sebagian dari mereka mungkin saja khawatir jika berpuasa nantinya akan berpengaruh pada produksi ASI untuk bayinya.
Dalam agama Islam, ibu menyusui sebenarnya diberi kelonggaran untuk tidak berpuasa. Namun sang ibu tetap harus mengganti puasanya di lain waktu.
Ketika berpuasa, tubuh ibu menyusui tetap memproduksi ASI. Jadi mereka tidak perlu khawatir akan berkurangnya jumlah ASI yang diproduksi.
Namun, jika ibu menyusui tetap ingin menjalankan ibadah puasa Ramadhan, berikut sejumlah tips yang dapat dilakukan dilansir dari Alodekter.
Baca Juga: Tips Supaya Tak Lapar Saat Berpuasa
1. Hindari Melakukan Aktivitas Fisik Berat
Seorang Ibu menyusui sebaiknya tidak melakukan aktivitas fisik yang berat. Sebisa mungkin, selama berpuasa, ia harus memperbanyak istirahat di sela-sela beraktivitas. Hal itu dilakukan agar tubuh ibu tidak kekurangan energi.
2. Jangan Lewatkan Waktu Sahur
Ibu menyusui sebaiknya tidak melewatkan waktu makan sahur. Makanan yang dikonsumsi saat sahur akan menjadi cadangan nutrisi selama menjalani ibadah puasa. Jenis makanan yang dikonsumsi ibu menyusui juga harus diperhatikan agar nutrisi tetap tercukupi.
3. Konsumsi Beragam Makanan Bergizi
Ibu yang menyusui membutuhkan asupan nutrisi yang lengkap, termasuk protein, karbohidrat, serat, lemak, vitamin dan mineral. Agar asupan nutrisi ibu menyusui dan bayi terpenuhi selama berpuasa, sang ibu sebaiknya mengkonsumsi sayuran seperti brokoli, tomat, dan kol. Konsumsi makanan laut, daging sapi dan hati. Kemudian konsumsi telur dan susu, kacang-kacangan, serta buah-buahan.
Baca Juga: Kenali Manfaat Puasa Bagi Kesehatan Tubuh
4. Minum Air Putih Yang Cukup
Artikel Terkait
Bisnis Yang Hasilkan Cuan Kala Ramadhan
Lestarikan Budaya, Pura Mangkunegaran Gelar Festival Musik & Kuliner
PeduliLindungi Bertransformasi Jadi SatuSehat