Jakarta, tinjauindonesia.id - Dilansir dari tinjau.id, untuk menghindari kekerasan, berikut ini 5 hal yang bisa kita lakukan agar tidak marah-marah yang akhirnya memicu kekerasan. Emosi yang tidak terkontrol akan menyebabkan potensi menyakiti orang lain sebagai pelampiasan. Ini sepele tapi penting, agar Anda tidak merugikan orang lain.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan agar amarahmu tidak berujung kekerasan yang menimbulkan akibat hukum.
- Minum air putih secukup saja
Jika terlibat perdebatan dengan orang lain sampai kepala rasanya ingin meledak karena merasa kesal, pergilah ke dapur, ambil air putih dan minum agar tenang. Marah, permusuhan, kebingungan, ketegangan, sampai kelelahan ditemukan meningkat karena dehidrasi.
Minum air mineral akan membuat tubuhmu kembali terhidrasi dan otak akan kembali berpikir dengan jernih.
- Pikirkan segala yang membuatmu bahagia
Pikiran negatif memuramkan semua hal. Wajahmu yang cantik dan tampan menjadi aneh karena kerutan yang dimunculkan amarah. Alihkan pikiranmu dengan segera pada hal-hal menyenangkan. Ketika kamu kembali ke masalahmu di masa sekarang, nantinya kamu akan bisa menanganinya dengan pikiran yang lebih tenang dan terbuka.
Baca Juga: Penyebab Keguguran Yang Perlu Diwaspadai
- Hitung sampai sepuluh, lebih juga boleh
Saat kamu merasa benar-benar marah sampai rasanya ingin berteriak dan memukul sesuatu, berhitunglah sampai sepuluh. Menunda amarahmu selama beberapa detik justru bisa membuatnya mereda. Kalau sekiranya sepuluh tak cukup untuk mendinginkan darah yang mendidih, kamu bisa menambahkan hitungannya sesukamu. Seenakmu saja, sampai rasamu menjadi bahagia.
- Tarik nafas yang dalam
Ketika seseorang sedang sangat marah, tempo nafasnya cenderung lebih cepat dan menderu. Ini disebabkan karena detak jantung yang berdetak lebih cepat saat emosi mulai terpancing. Maka ketika sedang marah, tarik nafas yang dalam lalu hembuskan dengan rileks, coba tambahkan dengan memejamkan mata. Lalu rasakan setiap hidup yang diberikan melalui hidung itu. Lakukan berulang-ulang sampai pikiranmu kembali mengambil alih tubuh yang sempat terkontrol oleh emosi itu.
- Menghindar sejauh mungkin
Berada di dekat orang lain ketika kamu merasa marah bisa saja membahayakan orang tersebut. Kalau kamu tahu perilaku burukmu yang suka menyakiti seseorang kalau sedang marah, lebih baik pergi dan menjauhlah. Beri dirimu waktu untuk merenung sendirian. Jangan temui siapapun sampai kamu merasa cukup tenang.
Artikel Terkait
Kurangi Gula, Pasti Hidup Bahagia
Penyebab Keguguran Yang Perlu Diwaspadai