Kurangi Gula, Pasti Hidup Bahagia

photo author
Michael Carlos Kodoati, Tinjau Indonesia
- Rabu, 18 Januari 2023 | 13:18 WIB
Ilustrasi Gula Pasir (youtube.com@ideusaha4601)
Ilustrasi Gula Pasir (youtube.com@ideusaha4601)

Jakarta, tinjauindonesia.id - Gula merupakan asupan yang mungkin terasa sulit untuk kita hindari. Sebab, sebagian besar dari makanan yang kita konsumsi mengandung gula.

Dilansir dari tinjau.id, apa yang akan terjadi pada tubuh kita bila kita dapat menghindari asupan gula dalam keseharian?

Meskipun gula berperan sebagai bahan bakar energi dan bisa meningkatkan suasana hati, namun ketika kita konsumsi berlebihan akan ada efek samping yang merugikan tubuh.

Mulai dari sakit kepala, gangguan energi, tidak seimbangnya hormon dan meningkatkan risiko penyakit kronis. Maka dari itu, asupan gula ini tidak berlebihan dan kita bisa memulai kebiasaan ini dengan mengurangi gula dalam keseharian.

Jumlah asupan gula yang perlu dibatasi menurut pakar kesehatan adalah gula olahan atau tambahan yang disebut sebagai gula rafinasi.

Satu hal yang perlu diperhatikan bahwa gula olahan berbeda dengan gula alami yang terdapat pada buah, madu, hingga susu tanpa pemanis.

Gula rafinasi atau biasa kita kenal sebagai sukrosa diproses sedemikian rupa dan biasanya terbuat dari tebu.

Jenis gula yang satu ini memiliki kalori yang tinggi dan kandungan gizinya lebih rendah.

Seperti yang terdapat pada minuman ringan, minuman kemasan, roti, camilan manis, teh atau kopi dengan gula, biskuit, dessert, hingga sejumlah makanan olahan lainnya.

Berbeda dengan gula alami yang mengandung vitamin dan mineral di dalamnya.

Ketika mengurangi asupan gula rafinasi, terdapat beberapa hal yang akan terjadi pada tubuh.

1. Suasana hati menjadi lebih baik

Efek gula di dalam tubuh dapat melepaskan perasaan nyaman karena dapat memicu produksi dopamin dan serotonin di otak.

Jika mulai berhenti atau memangkas asupan gula harian, maka tubuh akan mengalami sejumlah hal yang tidak menyenangkan di tubuh dan otak.

Suasana hati dapat berubah menjadi buruk, lebih cepat marah dan tersinggung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Michael Carlos Kodoati

Sumber: tinjau.id

Tags

Rekomendasi

Terkini

Viral, KPR Rumah di bawah Instalasi SUTET

Minggu, 2 April 2023 | 10:54 WIB

Kasus TB di Indonesia Terbesar Kedua di Dunia

Jumat, 24 Maret 2023 | 15:26 WIB

Panduan Menurunkan Kolesterol Jahat

Jumat, 24 Maret 2023 | 14:52 WIB

Kenali Penyebab Radang Sendi Yang Umum Terjadi!

Jumat, 24 Maret 2023 | 14:40 WIB

Cara Mengutamakan Diet Organik Sehat

Kamis, 23 Maret 2023 | 17:56 WIB

Tanda Infertilitas yang Jangan Pernah Anda Abaikan

Kamis, 23 Maret 2023 | 11:43 WIB

Penyebab Terlambat Menstruasi (Selain Kehamilan)

Selasa, 21 Maret 2023 | 15:37 WIB

Cara Mengatasi Cegukan Pada Bayi

Selasa, 21 Maret 2023 | 12:30 WIB

Apakah Antioksidan Dapat Membahayakan Kesehatan?

Selasa, 21 Maret 2023 | 10:30 WIB

Mengenal Seluk-Beluk Antioksidan

Selasa, 21 Maret 2023 | 10:00 WIB

Atasi Anxiety Dengan Cara Ini

Selasa, 21 Maret 2023 | 09:30 WIB

Seperti Apa Rasanya Anxiety atau Kecemasan?

Selasa, 21 Maret 2023 | 09:00 WIB

Bisakah Anda Hamil Saat Menstruasi?

Selasa, 21 Maret 2023 | 08:30 WIB

Cara Membuat Pure Wortel untuk Bayi

Selasa, 21 Maret 2023 | 08:00 WIB

Mengenal Demensia

Senin, 20 Maret 2023 | 12:03 WIB

Bisakah Kanker Dideteksi oleh MRI?

Senin, 20 Maret 2023 | 11:22 WIB

Mitos Tentang Diet Keto

Minggu, 19 Maret 2023 | 11:45 WIB

Semua Tentang Nyeri Punggung Atas Selama Kehamilan

Minggu, 19 Maret 2023 | 08:30 WIB

Terpopuler

X