Tubuh kita sebagian besar terdiri dari air yang disimpan dalam kompartemen cairan: simpanan darah dan cairan lain yang mengelilingi sel. Menurut Klinik Cleveland, injal dan hati manusia, serta organ dan jaringan lainnya, terus-menerus memindahkan elektrolit masuk dan keluar sel untuk menyesuaikan tingkat cairan di dalam kompartemen.
Itu sebabnya, saat Anda tidak minum air sepanjang hari, Anda bisa berisiko mengalami ketidakseimbangan elektrolit. Saat Anda kehilangan cairan, Anda juga kehilangan elektrolit seperti natrium, kalium, dan magnesium. Ini penting untuk fungsi saraf dan otot dan kekurangannya dapat menyebabkan kram dan kelemahan.
Tekanan darah Anda bisa terpengaruh
Tidak minum air putih dalam sehari juga bisa menyebabkan penurunan volume darah, atau jumlah cairan di pembuluh darah Anda. Memiliki volume darah yang normal itu penting karena memungkinkan darah Anda menjangkau semua jaringan dan organ dalam tubuh.
Dehidrasi jangka pendek pun dapat menyebabkan penurunan volume darah, menyebabkan pusing, pucat, dan tekanan darah rendah. Dalam kasus ekstrem, dehidrasi dapat menyebabkan kebingungan, kehilangan kesadaran, dan bahkan kematian.
Kulit menderita
Masalah kulit juga sering terjadi pada mereka yang lalai minum cukup air. Dehidrasi dapat berdampak signifikan pada kulit. Saat tubuh kekurangan air, kulit bisa menjadi kering, gatal, dan tampak kusam.
Dehidrasi yang berkepanjangan juga bisa menyebabkan keriput dan warna kulit tidak merata. Kemampuan kulit untuk melakukan fungsi-fungsi penting seperti pergantian sel dipengaruhi tanpa hidrasi yang memadai, yang menyebabkan kulit terkelupas dan tampak tidak sehat. Selain itu, kulit yang mengalami dehidrasi dapat pecah dan terasa gatal, yang dapat menyebabkan bakteri masuk.
Artikel Terkait
Apa yang Harus Dilakukan Jika Anak Anda Tidak Suka Air Mineral