4 Makanan untuk Dikonsumsi Saat Merencakanan Kehamilan

photo author
Rio Cornelianto, Tinjau Indonesia
- Rabu, 8 Maret 2023 | 15:54 WIB
Makanan untuk ibu yang tengah merencanakan kehamilan I Foto: HSFC
Makanan untuk ibu yang tengah merencanakan kehamilan I Foto: HSFC

Jika Anda sedang merencanakan kehamilan, perubahan pola makan ini dapat membantu mempersiapkan tubuh Anda untuk kehamilan.

Jakarta, tinjauindonesia.id - Jika Anda sedang merencanakan kehamilan, Anda mungkin ingin menambah nutrisi melalui makanan yang Anda makan. Penelitian menunjukkan bahwa diet tinggi lemak tak jenuh, biji-bijian, sayuran, dan ikan berhubungan dengan peningkatan kesuburan (terutama pada wanita); juga dapat membantu Anda memulai awal yang sehat dalam kehamilan.

Satu perubahan sederhana yang dapat Anda lakukan untuk mendukung kesuburan Anda adalah memastikan Anda menyertakan pilihan sehat dari kelompok makanan berikut.

 

Buah-buahan dan sayur-sayuran

Isi piring Anda dengan buah-buahan dan sayuran. Dalam satu studi oleh Harvard School of Public Health, yang terdiri dari hampir 19.000 wanita, ditemukan insiden gangguan ovulasi yang lebih tinggi pada mereka yang mengonsumsi lebih banyak lemak, gula dari karbohidrat, dan protein hewani. Penawarnya? Pastikan setengah piring Anda setiap kali makan terdiri dari buah dan sayuran segar.

 

Lemak

Lemak nabati yang sehat dalam jumlah sedang adalah bagian penting dari diet seimbang apa pun. Kacang-kacangan, alpukat, minyak zaitun, dan minyak biji anggur dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, yang membantu meningkatkan ovulasi secara teratur dan kesuburan wanita secara umum.

 

Karbohidrat kompleks

Untuk meningkatkan kesuburan, cobalah memasukkan karbohidrat yang lebih kompleks ("lambat") dan batasi karbohidrat yang banyak diproses. Tubuh Anda mencerna karbohidrat olahan (seperti kue, kue, roti putih, dan nasi putih) dengan cepat, dan mengubahnya menjadi gula darah. Untuk menurunkan lonjakan gula darah, pankreas melepaskan insulin ke dalam aliran darah, dan penelitian telah menemukan bahwa kadar insulin yang tinggi tampaknya menghambat ovulasi. Karbohidrat kompleks (yang mengandung serat, seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian) dicerna dengan lambat dan memiliki efek yang lebih bertahap pada gula darah dan insulin.

 

Protein

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rio Cornelianto

Tags

Rekomendasi

Terkini

Viral, KPR Rumah di bawah Instalasi SUTET

Minggu, 2 April 2023 | 10:54 WIB

Kasus TB di Indonesia Terbesar Kedua di Dunia

Jumat, 24 Maret 2023 | 15:26 WIB

Panduan Menurunkan Kolesterol Jahat

Jumat, 24 Maret 2023 | 14:52 WIB

Kenali Penyebab Radang Sendi Yang Umum Terjadi!

Jumat, 24 Maret 2023 | 14:40 WIB

Cara Mengutamakan Diet Organik Sehat

Kamis, 23 Maret 2023 | 17:56 WIB

Tanda Infertilitas yang Jangan Pernah Anda Abaikan

Kamis, 23 Maret 2023 | 11:43 WIB

Penyebab Terlambat Menstruasi (Selain Kehamilan)

Selasa, 21 Maret 2023 | 15:37 WIB

Cara Mengatasi Cegukan Pada Bayi

Selasa, 21 Maret 2023 | 12:30 WIB

Apakah Antioksidan Dapat Membahayakan Kesehatan?

Selasa, 21 Maret 2023 | 10:30 WIB

Mengenal Seluk-Beluk Antioksidan

Selasa, 21 Maret 2023 | 10:00 WIB

Atasi Anxiety Dengan Cara Ini

Selasa, 21 Maret 2023 | 09:30 WIB

Seperti Apa Rasanya Anxiety atau Kecemasan?

Selasa, 21 Maret 2023 | 09:00 WIB

Bisakah Anda Hamil Saat Menstruasi?

Selasa, 21 Maret 2023 | 08:30 WIB

Cara Membuat Pure Wortel untuk Bayi

Selasa, 21 Maret 2023 | 08:00 WIB

Mengenal Demensia

Senin, 20 Maret 2023 | 12:03 WIB

Bisakah Kanker Dideteksi oleh MRI?

Senin, 20 Maret 2023 | 11:22 WIB

Mitos Tentang Diet Keto

Minggu, 19 Maret 2023 | 11:45 WIB

Semua Tentang Nyeri Punggung Atas Selama Kehamilan

Minggu, 19 Maret 2023 | 08:30 WIB

Terpopuler

X