Jika Anda sedang merencanakan kehamilan, perubahan pola makan ini dapat membantu mempersiapkan tubuh Anda untuk kehamilan.
Jakarta, tinjauindonesia.id - Jika Anda sedang merencanakan kehamilan, Anda mungkin ingin menambah nutrisi melalui makanan yang Anda makan. Penelitian menunjukkan bahwa diet tinggi lemak tak jenuh, biji-bijian, sayuran, dan ikan berhubungan dengan peningkatan kesuburan (terutama pada wanita); juga dapat membantu Anda memulai awal yang sehat dalam kehamilan.
Satu perubahan sederhana yang dapat Anda lakukan untuk mendukung kesuburan Anda adalah memastikan Anda menyertakan pilihan sehat dari kelompok makanan berikut.
Buah-buahan dan sayur-sayuran
Isi piring Anda dengan buah-buahan dan sayuran. Dalam satu studi oleh Harvard School of Public Health, yang terdiri dari hampir 19.000 wanita, ditemukan insiden gangguan ovulasi yang lebih tinggi pada mereka yang mengonsumsi lebih banyak lemak, gula dari karbohidrat, dan protein hewani. Penawarnya? Pastikan setengah piring Anda setiap kali makan terdiri dari buah dan sayuran segar.
Lemak
Lemak nabati yang sehat dalam jumlah sedang adalah bagian penting dari diet seimbang apa pun. Kacang-kacangan, alpukat, minyak zaitun, dan minyak biji anggur dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh, yang membantu meningkatkan ovulasi secara teratur dan kesuburan wanita secara umum.
Karbohidrat kompleks
Untuk meningkatkan kesuburan, cobalah memasukkan karbohidrat yang lebih kompleks ("lambat") dan batasi karbohidrat yang banyak diproses. Tubuh Anda mencerna karbohidrat olahan (seperti kue, kue, roti putih, dan nasi putih) dengan cepat, dan mengubahnya menjadi gula darah. Untuk menurunkan lonjakan gula darah, pankreas melepaskan insulin ke dalam aliran darah, dan penelitian telah menemukan bahwa kadar insulin yang tinggi tampaknya menghambat ovulasi. Karbohidrat kompleks (yang mengandung serat, seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian) dicerna dengan lambat dan memiliki efek yang lebih bertahap pada gula darah dan insulin.
Protein