Gangguan mental, juga disebut gangguan kesehatan mental, mengacu pada berbagai kondisi kesehatan mental — gangguan yang memengaruhi suasana hati, pemikiran, dan perilaku Anda.
Jakarta, tinjauindonesia.id - Para peneliti masih berusaha memahami apa yang menyebabkan gangguan mental. Gangguan mental dapat terjadi karena berbagai faktor termasuk genetika, cara kerja otak, bagaimana seseorang tumbuh dewasa, lingkungan, kelompok sosial, budaya dan pengalaman hidup seseorang.
Faktor genetik: memiliki anggota keluarga dekat dengan gangguan mental dapat meningkatkan risiko. Namun, hanya karena satu anggota keluarga memiliki gangguan mental, tidak berarti yang lain akan mengalaminya.
Penyalahgunaan obat-obatan dan alkohol: penggunaan obat-obatan terlarang dapat memicu episode manik (gangguan bipolar) atau episode psikosis. Obat-obatan seperti kokain, mariyuana, dan amfetamin dapat menyebabkan paranoia.
Faktor biologis lainnya: beberapa kondisi medis atau perubahan hormonal.
Lingkungan kehidupan awal: pengalaman masa kanak-kanak yang negatif seperti pelecehan atau penelantaran dapat meningkatkan risiko beberapa gangguan mental.
Trauma dan stres: di masa dewasa, peristiwa kehidupan yang traumatis atau stres yang berkelanjutan seperti isolasi sosial, kekerasan dalam rumah tangga, putusnya hubungan, masalah keuangan atau pekerjaan dapat meningkatkan risiko gangguan mental. Pengalaman traumatis seperti tinggal di zona perang dapat meningkatkan risiko gangguan stres pascatrauma (PTSD).
Faktor kepribadian: beberapa sifat seperti perfeksionisme atau rendah diri dapat meningkatkan risiko depresi atau kecemasan.
Bagaimana gangguan mental didiagnosis?
Gangguan mental dapat didiagnosis dengan berbicara dengan dokter secara rinci tentang gejala seseorang. Umumnya tidak ada tes darah atau pemindaian otak yang dapat mengkonfirmasi penyakit mental. Penilaian akan mencakup pertanyaan tentang pikiran, suasana hati, dan perilaku.
Bagaimana gangguan mental dirawat?
Gangguan mental dapat diobati, dan kebanyakan orang dengan penyakit mental pulih untuk hidup produktif dan bahagia. Perawatannya berbeda untuk setiap jenis gangguan mental dan dapat bervariasi menurut individu, tingkat keparahan penyakit, dan riwayat penyakit sebelumnya.
Artikel Terkait
Apa itu Kesehatan Mental?