Jika tekanan darah seseorang 130-139/85-89 mmHg, cukup melakukan intervensi gaya hidup seperti olahraga teratur, menurunkan berat badan, dan mengurangi asupan garam.
“Tetapi seseorang mungkin perlu terapi obat jika tekanan darah 140/90 mmHg atau lebih. Dokter akan memutuskan apakah perlu terapi obat atau tidak,” terangnya.
Menurutnya mengukur tekanan darah dapat dilakukan di rumah atau di pelayanan kesehatan.
Ulangi pemeriksaan tekanan darah setidaknya setiap tahun jika tekanan darah terukur 130-139/85-89 mmHg (tekanan darah normal tinggi) dan lebih sering jika terukur 140/90 mmHg atau lebih (hipertensi).
Jika tekanan darah 130-139/85-89 mmHg berisiko menjadi hipertensi di masa datang.
“Dengan mengetahui tingkat tekanan darah, diharapkan seseorang menjadi lebih sadar untuk melakukan usaha menurunkannya,” pungkas Erwinanto.