Hidangan ini begitu legendaris dan biasa disantap 15 hari setelah perayaan Imlek.
Meski begitu, asal Lontong Cap Go Meh sebenarnya dari Tiongkok. Seperti namanya, makanan ini menghidangkan menu utama lontong dengan kuah spesial dan rasanya yang khas.
“Lontong Cap Go Meh ini aslinya dari Tiongkok. Terus masuk ke Indonesia, ke Jepara, Bangka, Manado, bahkan seluruh daerah nusantara kita,” paparnya.
“Lontong Cap Go Meh ini bisa dikatakan masakan peranakan, karena perkawinan antara Melayu dan China,” sambung Chef Eddrian.
Baca Juga: Heru Tanam Pohon dan Beri Nama Anak Gajah Serta Jerapah di Ragunan
Disebutkan, isi Lontong Cap Go Meh meliputi labu siam, telur, hingga udang. Masyarakat Tionghoa biasa menambahkan kondimen lain yang khas yakni opor ayam, sambal hingga bubuk koya.
Chef Eddrian menambahkan, nama Lontong Cap Go Meh sendiri, memiliki sejarah yang melegenda sejak tahun ketika Sam Po Kong atau yang lebih dikenal dengan Laksamana Zheng He pertama kali menginjakkan kaki di Semarang Jawa Tengah.