Jakarta, tinjauindonesia.id - Pembahasan batas darat antara Timor Leste dengan Indonesia perlu segera dituntaskan. Kedua negara perlu sama-sama memperkuat batas negara masing-masing.
"Saya ingin menggarisbawahi kebutuhan untuk pembahasan mengenai batas darat yang baru saja disebutkan. Kita akan melakukan penguatan yang diperlukan karena sangat dibutuhkan untuk menyelesaikan dalam waktu yang relatif singkat," ujar PM Timor Leste Taur Matan Ruak saat memberikan pernyataan pers bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Senin (13/2/2023).
Baca Juga: Kurangi Kepadatan, PT KCI Tambah 31 Perjalanan KRL
Taur juga menekankan soal kerja sama ekonomi di perbatasan kedua negara yang menurutnya merupakan satu langkah besar.
"Di mana Bapak Jokowi telah sebutkan bahwa di masa depan kita akan melakukan penguatan pada lingkup memperkuat dan memperdalam hubungan diplomat dan ekonomi kita," ujar Taur.
Taur menjelaskan, hubungan diplomasi antara Timor Leste dengan Indonesia sudah berlangsung selama 20 tahun.
Selama itu, negaranya memanfaatkan betul kerja sama dan bantuan dari Indonesia.
Baca Juga: Sudin Tamhut Jaksel Pangkas 2.341 Pohon Rawan Tumbang
Dalam kesempatan tersebut, Taur pun mengucapkan terima kasih kepada Presiden Jokowi atas diterimanya negaranya secara prinsip sebagai anggota organisasi ASEAN.
Selain itu, dia menyampaikan terima kasih atas dukungan Presiden Jokowi yang terus memberi bantuan agar negaranya bisa mempersiapkan diri masuk secara resmi ke ASEAN.
Presiden Jokowi menyambut baik adanya peningkatan konektivitas antara Indonesia dengan Timor Lest di perbatasan.
Antara lain dengan peluncuran perdana trayek rute Kupang-Dili dengan bus. Yang kedua pengelolaan kawasan perbatasan.
Baca Juga: Bus Pariwisata Tabrak 2 Motor, 1 Orang Tewas dan 1 Patah Tulang
"Kami telah menyepakati untuk segera menyelesaikan dua segmen perbatasan darat yang tersisa pada tahun ini," kata Jokowi.
Artikel Terkait
Jokowi Tegaskan Tidak Ada Toleransi untuk Pelaku Korupsi
Presiden Jokowi Sosok yang Terbuka dan Peduli Pers
Beri Arahan di Rapim, Jokowi: TNI-Polri Harus Satu Visi
Ke Aceh Utara, Jokowi Resmikan Pabrik Pupuk dan Serahkan KUR