Mardani Ali Sera: Usulan Penghapusan Gubernur Menarik Didiskusikan

photo author
Michael Carlos Kodoati, Tinjau Indonesia
- Sabtu, 4 Februari 2023 | 15:55 WIB
Mardani Ali Sera menyampaikan bahwa usulan penghapusan jabatan setingkat gubernur menarik untuk didiskusikan dan harus dikaji dengan seksama. (Laman Fraksi PKS DPR RI)
Mardani Ali Sera menyampaikan bahwa usulan penghapusan jabatan setingkat gubernur menarik untuk didiskusikan dan harus dikaji dengan seksama. (Laman Fraksi PKS DPR RI)

Jakarta, tinjauindonesia.id – Usulan penghapusan jabatan gubernur yang pernah dilontarkan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar menarik didiskusikan dan dikaji secara seksama.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi II DPR  Mardani Ali Sera dalam keterangannya, Jumat (3/2/2023).

Menurut Mardani, usulan penghapusan jabatan setingkat gubernur sangat menarik untuk didiskusikan, dan harus dikaji dengan seksama.

Mardani berpendapat bahwa fokus dari usulan ini adalah bagaimana caranya agar otonomi daerah dapat berjalan dengan efektif.

Baca Juga: Tanggapi Usulan Penghapusan Jabatan Gubernur, Jokowi: Perlu Kajian dan Perhitungan yang Matang 

“Idenya saya sebut mengejutkan tetapi menarik untuk didiskusikan. Karena fokusnya kalau buat saya gimana cara agar otonomi daerah ini bisa betul-betul efektif. Karena sekarang ini antara pusat, provinsi, kabupaten, kota ada ketidakselarasan,” ujar Mardani

Mardani menceriakan, sebelumnya ketika melakukan kunjungan ke Sabang, dia menemukan ada pembangunan pelabuhan oleh pemerintah pusat yang tidak didukung oleh pembangunan jalan menuju pelabuhan oleh pemerintah provinisi yang menyebabkan pelabuhan itu menjadi terbengkalai.

"Tentu ini menjadi sangat disayangkan, karena uang negara menjadi terbuang akibat tidak adanya keselarasan antara pemerintah pusat dan provinsi," kata Mardani.

Baca Juga: Polda Metro Terjunkan 2.174 Personel Gabungan Amankan Konser Dewa 19

Sebelumnya dalam suatu kesempatan, Cak Imin berpandangan, jabatan gubernur tidak terlalu efektif sehingga sebaiknya dihapus saja.

Menurut Cak Imin, anggaran untuk gubernur terlalu besar, padahal tugasnya hanya menghubungkan antara pemerintah pusat dengan pemerintah kabupaten dan kota.

 "Pada dasarnya fungsi itu terlampau tidak efektif, anggarannya besar tetapi tidak langsung, tidak mempercepat," kata Cak Imin.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Michael Carlos Kodoati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

THR Bagi ASN Cair 4 April

Sabtu, 1 April 2023 | 12:04 WIB

Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar Sejauh 2 Km

Rabu, 29 Maret 2023 | 11:29 WIB

Polri Akan Gelar Operasi Ketupat H-7 Lebaran

Sabtu, 25 Maret 2023 | 13:23 WIB

Terpopuler

X