Konferensi Meja Bundar diselenggarakan karena walaupun proklamasi kemerdekaan Indonesia sudah dideklarasikan, Indonesia belum sepenuhnya merasakan kemerdekaan. KMB dihadiri oleh PBB dan beberapa negara lain, seperti Amerika Serikat.
Baca Juga: 8 Kerajaan Buddha Kuno di Indonesia
Kudeta Komunis
Beberapa tahun kemudian setelah deklarasi Indonesia dilangsungkan, lahirlah begitu banyak pihak yang ingin mengambil andil dalam pemerintahan. Salah satu partai paling populer adalah komunis, yang populer karena kebrutalannya.
Berdasarkan catatan sejarah, sekitar tahun 1965, partai komunis menjadi kudeta yang paling ditakuti di Indonesia. Komunis berani menyiksa orang, termasuk menculik dan membunuh mereka tanpa peringatan.
Puncak perang melawan partai komunis terjadi pada tanggal 30 September 1965. Hingga kini, setiap tanggal 30 September menjadi hari G30S/PKI sebagai bagian dari mengenang hari paling menyedihkan dan menghormati para pahlawan yang diculik dan dibunuh pada saat itu.
Keputusan Presiden Tahun 1959
Dekret presiden tahun 1959 adalah salah satu peristiwa sejarah besar terpenting di Indonesi. Antara tahun 1950 hingga 1960, pemerintah memiliki sistem pemerintahan negara yang ambigu, yang mengarah pada konstitusi sementara.
Indonesia ingin bangsa ini kembali kepada UUD 1945 sebagai negara republik, sehingga presiden mengeluarkan keputusan presiden untuk meredam kekacauan sistem politik yang gagal saat itu.
Pemilu 1977
Pemilihan tahun 1977 menandai era Orde Baru seperti yang populer di Indonesia. Era tersebut dipimpin oleh presiden kedua Soeharto yang menggantikan presiden pertama, Soekarno.
Pemilu 1977 merupakan pemilu pertama di Indonesia yang memilih orang-orang yang akan mengepalai departemen sistem pemerintahan, DPR. Catatan sejarah adanya politik manipulasi karena orang yang duduk di DPR berasal dari Partai Golongan Karya yang mencapai hampir 75%.