Pasokan distribusi BBM saat bulan Ramadhan di Kalimantan hingga lebaran nanti, masih aman dan terkendali. Hal itu merupakan upaya Pertamina dan Polda Kaltim mencegah terjadinya kelangkaan BBM.
Balikpapan, tinjauindonesia.id – Area Manager Communications, Relations, dan CSR Pertamina Regional Kalimantan, Arya Yusa Dwicandra turut memberi tanggapan terkait kebakaran di Plumpang. Ia mengatakan pasca kebakaran yang melanda Depo Pertamina di Plumpang, tidak berdampak pada distribusi BBM di Pulau Kalimantan.
Pasalnya, Pulau Kalimantan telah memiliki depo pengolahan minyak sendiri. Sehingga pada bulan Ramadhan hingga Idul Fitri nanti, Pertamina menjamin satu hal. Yakni pasokan dan distribusi BBM untuk seluruh SPBU di Pulau Kalimantan masih aman dan terkendali.
“Oh tidak, tidak ada dampaknya,kan beda, di sini kita punya depo pengolahan sendiri. Jadi, pasokan BBM untuk wilayah Kalimantan pada bulan Ramadhan hingga Idul Fitri nanti masih aman dan terkendali.” Demikian pungkas Arya, Sabtu pagi (4/3/23).
Arya menjelaskan, Pertamina telah memproyeksikan untuk menambah jumlah pasokan BBM untuk seluruh SPBU di wilayah Pulau Kalimantan. Berlangsung pada momen bulan Ramadhan hingga akhir lebaran tahun ini.
Rencananya, Pertamina Regional Kalimantan akan menambah pasokan jenis Gasoline yakni BBM. Jenis-jenisnya antara lain Pertamax, Pertalite, dan Pertamax Turbo sebanyak 7 persen dari pasokan normal.
“Untuk antisipasi ketersediaan pasokan BBM saat bulan Ramadhan dan Idul Fitri nanti, Pertamina Regional Kalimantan telah memproyeksikan penambahan pasokan untuk gasoline sekitar 7 persen. Gasoline itu di antaranya seperti Pertalite, Pertamax, dan Pertamax Turbo,” terang Arya.
Menurutnya, selain penambahan pasokan Gasoline, Pertamina Regional Kalimantan juga akan menambah pasokan Gasoil. Seperti Solar, Dexlite, dan PertaminaDex sebesar 1,5 persen.
Selain itu, untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pasokan Gas LPG, Pertamina Regional Kalimantan juga akan menambah pasokan tabung gas LPG sebesar 4 persen dari pasokan normal.
“Untuk Gasoil, seperti Solar, Dexlite, dan PertaminaDex, kami proyeksikan untuk menambah pasokan sekitar 1,5 persen. Sedangkan untuk LPG, kami akan tambah pasokan sebesar 4 persen,” imbuhnya.
Baca Juga: PSSI akan Buat Sistem IT Deteksi Pengaturan Skor
Pengawasan Distribusi
Arya pun menegaskan dengan bertambahnya jumlah pasokan ini, pihak Pertamina pun memastikan bahwa pasokan BBM dan LPG untuk masyarakat di Pulau Kalimantan selama bulan ramadhan dan Idul Fitri masih aman.
“Saya yakin dengan adanya proyeksi penambahan jumlah pasokan ini. Bisa saya pastikan tidak akan ada kelangkaan BBM saat bulan Ramadhan hingga idul fitri nanti. Saya jamin pasokan aman selama Ramadhan dan Idul Fitri,” pungkasnya.
Sementara itu, untuk menjamin pasokan dan distribusi BBM di seluruh pulau Kalimantan berjalan aman dan sesuai target, maka pihak Pertamina pun telah menjalin kerja sama dengan aparat kepolisian, untuk ikut membantu pengawasan dalam distribusi BBM selama bulan Ramadhan nanti.