Mengenal Seluk-Beluk Antioksidan

photo author
Michael Carlos Kodoati, Tinjau Indonesia
- Selasa, 21 Maret 2023 | 10:00 WIB
Memahami Antioksidan I Foto: Silver Cuisine Blog
Memahami Antioksidan I Foto: Silver Cuisine Blog

Misalnya, sel mengandung enzim antioksidan yang membantu mengurangi kadar radikal bebas. Enzim antioksidan utama dalam sel termasuk superoksida dismutase (SOD), katalase (CAT), glutathione peroksidase (GPx), dan glutathione reduktase (GRx).

Enzim antioksidan ini dikenal sebagai antioksidan pertahanan lini pertama. Mereka membantu mengatur tingkat radikal bebas dengan menetralkan radikal bebas dan molekul lain yang berpotensi menjadi radikal bebas.

Tubuh juga memproduksi antioksidan metabolik melalui metabolisme. Ini termasuk asam lipoat, glutathione, koenzim Q10, melatonin, asam urat, L-arginin, protein pengkelat logam, bilirubin, dan transferrin.

 

Namun, ada beberapa antioksidan yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh, yang berarti seseorang harus mengonsumsinya melalui makanan atau dengan mengonsumsi suplemen makanan. Nutrisi antioksidan ini termasuk karotenoid, vitamin antioksidan, termasuk vitamin C dan E, selenium, mangan, seng, flavonoid, dan lemak omega-3 dan omega-6.

Antioksidan diet dan suplemen cenderung mendapat perhatian paling besar dalam dunia nutrisi karena mengonsumsi makanan kaya antioksidan dapat membantu meningkatkan pertahanan antioksidan tubuh.

 

Antioksidan dalam makanan vs. Suplemen

Mengungkap seluk-beluk antioksidan diet bisa jadi menantang dan membingungkan. Banyak antioksidan muncul secara alami dalam makanan, dan senyawa lain yang tak terhitung jumlahnya yang diklaim dapat meningkatkan pertahanan antioksidan tubuh tersedia sebagai suplemen makanan.

Makanan seperti buah-buahan, sayuran, rempah-rempah, dan kacang-kacangan mengandung ribuan senyawa berbeda yang berfungsi sebagai antioksidan.

Misalnya, anggur, apel, pir, ceri, dan beri mengandung sekelompok bahan kimia tumbuhan yang disebut antioksidan polifenol. Ada lebih dari 8.000 antioksidan polifenol berbeda di alam.

Buah dan sayuran berwarna cerah juga mengandung karotenoid konsentrasi tinggi, kelas antioksidan lainnya.

Namun, antioksidan yang berasal dari makanan alami ini sangat berbeda dengan yang ditemukan dalam suplemen makanan.

Misalnya, ada banyak bentuk vitamin E, termasuk vitamin E sintetis dan vitamin E alami, seperti ester alfa-tokoferol. Semua bentuk vitamin E ini mungkin memiliki efek berbeda pada tubuh.

Ini mungkin mengapa penelitian yang menyelidiki potensi manfaat kesehatan dari suplemen vitamin E menghasilkan hasil yang bertentangan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Michael Carlos Kodoati

Tags

Rekomendasi

Terkini

Viral, KPR Rumah di bawah Instalasi SUTET

Minggu, 2 April 2023 | 10:54 WIB

Kasus TB di Indonesia Terbesar Kedua di Dunia

Jumat, 24 Maret 2023 | 15:26 WIB

Panduan Menurunkan Kolesterol Jahat

Jumat, 24 Maret 2023 | 14:52 WIB

Kenali Penyebab Radang Sendi Yang Umum Terjadi!

Jumat, 24 Maret 2023 | 14:40 WIB

Cara Mengutamakan Diet Organik Sehat

Kamis, 23 Maret 2023 | 17:56 WIB

Tanda Infertilitas yang Jangan Pernah Anda Abaikan

Kamis, 23 Maret 2023 | 11:43 WIB

Penyebab Terlambat Menstruasi (Selain Kehamilan)

Selasa, 21 Maret 2023 | 15:37 WIB

Cara Mengatasi Cegukan Pada Bayi

Selasa, 21 Maret 2023 | 12:30 WIB

Apakah Antioksidan Dapat Membahayakan Kesehatan?

Selasa, 21 Maret 2023 | 10:30 WIB

Mengenal Seluk-Beluk Antioksidan

Selasa, 21 Maret 2023 | 10:00 WIB

Atasi Anxiety Dengan Cara Ini

Selasa, 21 Maret 2023 | 09:30 WIB

Seperti Apa Rasanya Anxiety atau Kecemasan?

Selasa, 21 Maret 2023 | 09:00 WIB

Bisakah Anda Hamil Saat Menstruasi?

Selasa, 21 Maret 2023 | 08:30 WIB

Cara Membuat Pure Wortel untuk Bayi

Selasa, 21 Maret 2023 | 08:00 WIB

Mengenal Demensia

Senin, 20 Maret 2023 | 12:03 WIB

Bisakah Kanker Dideteksi oleh MRI?

Senin, 20 Maret 2023 | 11:22 WIB

Mitos Tentang Diet Keto

Minggu, 19 Maret 2023 | 11:45 WIB

Semua Tentang Nyeri Punggung Atas Selama Kehamilan

Minggu, 19 Maret 2023 | 08:30 WIB

Terpopuler

X