Penyakit refluks gastroesofagus atau GERD merupakan kondisi ketika apa yang ada di perut kembali ke kerongkongan.
Jakarta, tinjauindonesia.id - Penyakit refluks gastroesofagus atau GERD, adalah gangguan pencernaan yang mempengaruhi cincin otot antara kerongkongan dan perut. Cincin itu disebut sfingter esofagus bagian bawah (LES).
Melansir dari WebMD Gangguan pencernaan karena penyakit refluks gastroesofagus atau GERD merupakan kondisi ketika apa yang ada di perut Anda kembali ke kerongkongan.
Dalam pencernaan normal, LES terbuka untuk memungkinkan makanan masuk ke perut. Lalu menutup kembali untuk menghentikan makanan dan cairan asam lambung mengalir kembali ke kerongkongan.
Namun, ketika terjadi penyakit refluks gastroesofageal (GERD) LES akan melemah dan tidak bekerja seperti seharusnya.
Baca Juga: Bisakah Penderita Sakit Maag Nyaman Berpuasa?
Sejumlah hal yang dapat menjadi penyebab seseorang menderita GERD, yaitu:
· Kelebihan berat badan atau obesitas
· Kehamilan
· Pengosongan lambung yang tertunda (gastroparesis)
· Penyakit jaringan ikat seperti rheumatoid arthritis, scleroderma, atau lupus
Penyakit GERD dapat bertambah semakin buruk, jika penderita melakukan sejumlah hal ini, yaitu:
· Merokok
· Konsumsi makanan dan minuman tertentu, termasuk cokelat dan makanan berlemak atau gorengan, kopi, dan alkohol
Artikel Terkait
Ampuh Redakan Nyeri! Berikut 5 Obat Sakit Gigi Alami
Bisakah Penderita Sakit Maag Nyaman Berpuasa?
Sakit Persendian Lutut, Coba Cara Ini