Perbedaan Flu dan Flu Perut

photo author
Rio Cornelianto, Tinjau Indonesia
- Kamis, 23 Februari 2023 | 12:04 WIB
Influenza I Foto: Clinical Advisor (Ian Cuming)
Influenza I Foto: Clinical Advisor (Ian Cuming)

Jakarta, tinjauindonesia.id - Anda mungkin pernah mengalami flu dalam hidup Anda, karena infeksi virus ini menyerang jutaan orang setiap tahunnya. Flu biasa disebabkan oleh salah satu dari banyak virus pernapasan, seperti parainfluenza, rhinovirus, dan coronavirus. Sejauh ini, Rhinovirus adalah yang paling umum menyebabkan pilek.

Flu, yang merupakan kependekan dari influenza, juga merupakan penyakit menular yang umum. Hanya ada tiga virus yang dapat menyebabkan flu pada manusia: influenza A, B, atau C. Sementara influenza C biasanya menyebabkan kasus flu ringan, baik influenza A dan B adalah virus yang menyebabkan “musim flu” kita.

Begitu seseorang terserang flu, mereka dapat menularkannya ke orang lain, terutama melalui tetesan pernapasan yang menyebar melalui batuk, bersin, atau berbicara. Seseorang juga dapat terkena pilek atau flu dengan menyentuh permukaan yang terkontaminasi, seperti kenop pintu yang mengandung kuman, lalu menyentuh mata, hidung, atau mulut dengan tangan yang tidak dicuci.

Baca Juga: Penyebab, Pemicu, dan Pencegahan Migrain

Flu cenderung termasuk penyakit ringan, dan Anda biasanya dapat sembuh di rumah tanpa memerlukan pengobatan apapun. Flu, di sisi lain, dapat menyebabkan komplikasi serius pada orang yang berisiko tinggi, termasuk bayi, orang hamil, orang dengan gangguan kekebalan, dan orang dewasa yang lebih tua.

Istilah "flu perut" agak membingungkan, karena sebenarnya tidak disebabkan oleh influenza, virus yang hanya menyerang sistem pernapasan Anda, menurut Mayo Clinic. Flu perut adalah nama umum untuk gastroenteritis, yang merupakan infeksi lambung dan usus. Gejala flu perut cenderung memengaruhi saluran pencernaan lebih menonjol, sering memicu kram, diare, muntah, dan mual, selain nyeri otot dan demam ringan. Sebagian besar kasus gastroenteritis disebabkan oleh norovirus dan enterovirus. Norovirus merupakan jenis virus yang dapat menyebabkan muntah dan diare parah saat terinfeksi. Penyakit ini sangat umum terjadi dan sangat menular. Sedang enterovirus merupakan genus virus dari golongan virus RNA yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia maupun hewan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rio Cornelianto

Tags

Rekomendasi

Terkini

Viral, KPR Rumah di bawah Instalasi SUTET

Minggu, 2 April 2023 | 10:54 WIB

Kasus TB di Indonesia Terbesar Kedua di Dunia

Jumat, 24 Maret 2023 | 15:26 WIB

Panduan Menurunkan Kolesterol Jahat

Jumat, 24 Maret 2023 | 14:52 WIB

Kenali Penyebab Radang Sendi Yang Umum Terjadi!

Jumat, 24 Maret 2023 | 14:40 WIB

Cara Mengutamakan Diet Organik Sehat

Kamis, 23 Maret 2023 | 17:56 WIB

Tanda Infertilitas yang Jangan Pernah Anda Abaikan

Kamis, 23 Maret 2023 | 11:43 WIB

Penyebab Terlambat Menstruasi (Selain Kehamilan)

Selasa, 21 Maret 2023 | 15:37 WIB

Cara Mengatasi Cegukan Pada Bayi

Selasa, 21 Maret 2023 | 12:30 WIB

Apakah Antioksidan Dapat Membahayakan Kesehatan?

Selasa, 21 Maret 2023 | 10:30 WIB

Mengenal Seluk-Beluk Antioksidan

Selasa, 21 Maret 2023 | 10:00 WIB

Atasi Anxiety Dengan Cara Ini

Selasa, 21 Maret 2023 | 09:30 WIB

Seperti Apa Rasanya Anxiety atau Kecemasan?

Selasa, 21 Maret 2023 | 09:00 WIB

Bisakah Anda Hamil Saat Menstruasi?

Selasa, 21 Maret 2023 | 08:30 WIB

Cara Membuat Pure Wortel untuk Bayi

Selasa, 21 Maret 2023 | 08:00 WIB

Mengenal Demensia

Senin, 20 Maret 2023 | 12:03 WIB

Bisakah Kanker Dideteksi oleh MRI?

Senin, 20 Maret 2023 | 11:22 WIB

Mitos Tentang Diet Keto

Minggu, 19 Maret 2023 | 11:45 WIB

Semua Tentang Nyeri Punggung Atas Selama Kehamilan

Minggu, 19 Maret 2023 | 08:30 WIB

Terpopuler

X