Jakarta, tinjauindonesia.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku tidak mempermasalahkan rangkap jabatan menteri kabinetnya dalam sebuah organisasi olahraga.
Jokowi menekankan pentingnya pengaturan waktu.
Pernyataan Jokowi itu menanggapi terpilihnya Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Ketua Umum PSSI periode 2023-2027, dan Menpora Zainudin Amali sebagai Waketum 2.
"(Soal rangkap jabatan menteri) yang paling penting semuanya bisa mengatur waktunya," ujar Jokowi kepada wartawan usai memberikan sambutan di Harlah PPP ke-50, di ICE BSD Tangerang, Jumat (17/2/2023).
Baca Juga: Masuki Tahun Politik, Jokowi Ajak Semua Pihak Jaga Situasi Kondusif
Menurut Jokowi, rangkap jabatan menteri sebagai pengurus organisasi olahraga bukan hal baru. Dia menyebut sejumlah menterinya tetap bisa menjalankan tugasnya di pemerintahan.
"Karena kita kan juga tahu Pak Basuki itu juga menjadi ketua dayung, bisa. Pak Airlangga juga menjadi ketua wushu, bisa. Pak Luhut juga jadi ketua PASI bisa. Pak Prabowo juga jadi ketua pencak silat bisa," ujar Jokowi.
Pada kesempatan yang sama, Jokowi menegaskan soal rangkap jabatan tersebut hanya masalah manajemen organisasinya.
J
Artikel Terkait
Sapa Tim Kemanusiaan di Turki, Jokowi Apresiasi Kerja Cepat INASAR
Macet di Mana-mana, Jokowi Dorong Industri Otomotif Berorientasi Ekspor
Jokowi Berharap Ada Reformasi Total di Sepak Bola Indonesia