Delapan Tari Tradisional Jawa Tengah

photo author
Michael Carlos Kodoati, Tinjau Indonesia
- Minggu, 19 Maret 2023 | 10:45 WIB
Tari tradisional Jawa Tengah I Foto: Crowfunder UK
Tari tradisional Jawa Tengah I Foto: Crowfunder UK

 

Gambir Anom

Tari konvensional semacam ini sudah ada sejak zaman kerajaan Mataram Islam. Gambir Anom mewakili Arjuna, salah satu tokoh populer dalam pewayangan Ramayana yang baru pertama kali jatuh cinta.

Tarian tersebut berisi gerakan yang lebih pelan untuk menggambarkan indahnya jatuh cinta. Gambir Anom biasa dibawakan oleh seorang penari tunggal lengkap dengan pakaian adat yang mewakili cerita Ramayana untuk tariannya.

 

Dolalak

Dolalak adalah tarian tradisional Jawa Tengah yang berasal dari Purworejo. Tarian semacam ini digunakan untuk berkreasi mengejek kolonialisme sebelum Indonesia memproklamirkan kemerdekaan. Tari Dolalak akan dibawakan oleh lebih dari lima penari dengan kostum unik yang mewakili seragam kolonialis, seperti dari Belanda dan Perancis.

Tari Dolalak biasanya dipentaskan dengan musik tradisional yang keras seperti Kentrung, Rebana, Gendang, dan Kecer. Jenis tarian tradisional ini biasa ditampilkan pada perayaan hari kemerdekaan.

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Michael Carlos Kodoati

Tags

Rekomendasi

Terkini

THR Bagi ASN Cair 4 April

Sabtu, 1 April 2023 | 12:04 WIB

Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar Sejauh 2 Km

Rabu, 29 Maret 2023 | 11:29 WIB

Polri Akan Gelar Operasi Ketupat H-7 Lebaran

Sabtu, 25 Maret 2023 | 13:23 WIB

Terpopuler

X