Pernahkah Anda mendengar tentang beberapa warisan budaya di Indonesia? Beberapa di antaranya diakui oleh UNESCO sebagai identitas budaya terkaya di Indonesia. Itu sebabnya kebanyakan dari mereka ditampilkan budaya yang berbeda dari setiap daerah di Indonesia.
Jakarta, tinjauindonesia.id - Karena Indonesia memiliki begitu banyak daerah yang berasal dari berbagai suku, masuk akal bahwa ada begitu banyak warisan budaya yang unik di Indonesia. Budaya unik mereka diperhatikan di seluruh dunia yang akhirnya diakui oleh UNESCO. Berikut daftarnya!
Pencak Silat
Pencak Silat merupakan salah satu warisan budaya terpopuler di Indonesia yang aslinya berasal dari Indonesia. Ini adalah jenis seni bela diri yang memadukan seni bela diri di sebagian besar gerakan. Ini adalah salah satu warisan budaya takbenda di Indonesia yang berbeda dengan beberapa geopark di Indonesia.
Pencak Silat dapat dimainkan oleh siapa saja yang berani mencobanya. Jenis olahraga ini akan mengajarkan Anda bagaimana menjadi berani dan menjadi pribadi yang tak kenal takut. Ini mewakili sebagian besar gerakan seni bela diri semacam ini.
Angklung
Angklung merupakan salah satu warisan budaya di Indonesia yang begitu populer baik lokal maupun internasional. Angklung adalah salah satu jenis alat musik tradisional yang aslinya berasal dari suku Sunda di Jawa Barat.
Angklung menghadirkan harmoni musik yang bagus dengan suara unik dari bahan bambu. Beberapa musisi mencoba untuk mempelajarinya sehingga mereka dapat membuat karya musik yang bagus. Sejak tahun 2010, angklung sudah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya Indonesia.
Kapal Pinisi merupakan salah satu warisan budaya di Indonesia yang begitu populer sejak beberapa tahun lalu. Kapal Pinisi berasal dari suku Bugis di Pulau Sulawesi yang menunjukkan sejarah Indonesia di bidang kemaritiman. Ini memiliki keunikan seperti beberapa makanan lokal di Sumatera Utara yang hanya dapat Anda temukan di tempat-tempat tertentu saja.
Kapal Pinisi membuktikan sejarah bahari Indonesia sebagai negara yang memiliki kepulauan. Teknik pembuatan perahu ini menggunakan cara tradisional yang berasal dari suku Bugis yang diwarisi dari nenek moyang mereka sebelumnya.