Berdasarkan bentuk candinya, baik candi Hindu maupun candi Buddha memiliki bentuk yang unik. Bagi umat Hindu, candi mereka memiliki bentuk yang panjang, tinggi, dan ramping seperti yang bisa Anda lihat pada bentuk candi Prambanan. Kebanyakan dari mereka memiliki bentuk Dagoba di puncak candi yang disebut Ratna.
Di sisi lain, candi Buddha berbentuk bulat dengan bobot yang sama seperti yang Anda lihat di candi Borobudur. Selain itu, bagian atas candi juga berbentuk kubus yang disebut Stupa.
Struktur Bangunan
Berdasarkan struktur bangunannya, terdapat perbedaan yang spesifik antara candi Hindu dan Budha di Indonesia. Bagi agama Hindu, candi mereka memiliki tiga bangunan khusus yaitu Bhurloka, Bhurvaloka, dan Svarloka. Ketiga struktur tersebut memiliki arti yang berbeda sebagai representasi kehidupan manusia dan dewa.
Di candi Budha juga terdapat tiga struktur bangunan yang disebut Kamadhatu, Rupadhatu, dan Arupadhatu. Ketiga struktur tersebut menjadi representasi kehidupan manusia berdasarkan dosanya.
Corak
Berdasarkan corak candi Hindu dan Budha yang terlihat pada relief yang terpasang dengan baik pada dinding candi. Untuk candi Hindu, coraknya ditunjukkan pada tiga dewa yang mereka yakini. Dewa-dewa ini disebut Wisnu, Siwa, Brahma.