SDN Panaragan Kidul Nyaris Ambruk Akibat Terbengkalai Lebih Dari 10 Tahun

photo author
Fredericus Hardiyanto, Tinjau Indonesia
- Jumat, 24 Februari 2023 | 12:08 WIB
Kepala SDN Panaragan Kidul Kota Bogor menunjukan kerusakan bangunan sekolah.
Kepala SDN Panaragan Kidul Kota Bogor menunjukan kerusakan bangunan sekolah.

Bogor, tinjauindonesia.id - Setelah 10 tahun lebih tak tersentuh bantuan perbaikan, kondisi bangunan SDN Panaragan Kidul, Kota Bogor, nyaris ambruk.

Dilansir dari tinjau.id saat cuaca buruk datang, kegiatan belajar mengajar di sekolah yang hanya berjarak satu kilometer dari Istana Bogor itu terpaksa dihentikan.

Berdasarkan keterangan Kepala Sekolah SDN Panaragan Kidul, Siti Horisoh menyebutkan, kerusakan ruang kelas sudah terjadi sejak 2005 dan ruang guru sejak 2010.

Kerusakan tersebut terjadi pada bagian atap, dinding, dan lantai bangunan.

Siti juga mengaku sudah mengajukan perbaikan fasilitas pendidikan berlokasi di Kelurahan Panaragan, Kecamatan Bogor Tengah setiap tahunnya. Namun, hingga saat ini belum mendapatkan kepastian perbaikan sekolah ini.

“Kami sudah berusaha mengajukan ke dinas sejak lama. Kami juga sudah ke kelurahan melalui Musrenbang. Tetapi belum ada jawaban. Kasihan anak-anak,” kata Siti.

Ia mengaku berupaya meminimalisir kerusakan, dengan menutup beberapa ruang kelas. Namun karena minimnya ruangan, kami masih memakai kelas 5 dan kelas 6, meski kondisi ruangan sudah terancam roboh.

“Kalau kondisi hujan dan angin kencang, kami liburkan karena ngeri. Demi menjaga keselamatan kami memulangkan anak-anak, daripada kejadian yang tidak diinginkan,” lanjut Siti lagi.

Sementara itu mendapati laporan tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri mengaku sangat prihatin.

Tidak pekanya Dinas Pendidikan Kota Bogor, kata Saeful, semakin menambah catatan buruk kepemimpinan Wali Kota Bogor Bima Arya.

“Kami telah mencatat. Kerusakan sekolah ini terdiri dari plafon yang sudah jebol, ruang kelas yang tidak layak pakai, tembok rusak dan pondasi bangunan yang sudah tidak kuat,” kata Saeful, setelah melakukan inspeksi mendadak ke SDN Panaragan Kidul, Kamis (23/2/23).

Saeful juga menilai, Pemkot Bogor kerap mementingkan pembangunan dan perbaikan fasilitas umum seperti taman dan infrastruktur lainnya, namun mengabaikan keselamatan pelajar.

“Ini memalukan. Hanya berjarak 1 kilometer dari istana presiden dan kantor Wali Kota, masih bisa kita temukan kondisi sekolah yang memprihatinkan,” lanjutnya.

Saeful menduga, tidak adanya kemauan dari Pemerintah Kota Bogor untuk memperbaiki bangunan sekolah di Kota Bogor, lantaran tidak adanya database dan campur tangan Dinas Pendidikan untuk mendata sekolah yang membutuhkan perbaikan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Fredericus Hardiyanto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

THR Bagi ASN Cair 4 April

Sabtu, 1 April 2023 | 12:04 WIB

Gunung Merapi Luncurkan Lava Pijar Sejauh 2 Km

Rabu, 29 Maret 2023 | 11:29 WIB

Polri Akan Gelar Operasi Ketupat H-7 Lebaran

Sabtu, 25 Maret 2023 | 13:23 WIB

Terpopuler

X