Apa Itu Hamil Anggur?

photo author
Rio Cornelianto, Tinjau Indonesia
- Rabu, 8 Maret 2023 | 11:02 WIB
Apa itu hamil anggur I Foto: FirstCry Parenting
Apa itu hamil anggur I Foto: FirstCry Parenting

Hamil Anggur terjadi akibat pembuahan yang tidak normal, dan dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius jika tidak ditangani dengan benar. Inilah yang perlu diketahui tentang komplikasi kehamilan yang langka.

Jakarta, tinjauindonesia.id - Sebagian besar kehamilan sehat dan berkembang secara normal. Tetapi sekitar 1 dari 1000 kehamilan diperumit oleh suatu kondisi yang disebut mola hidatidosa atau yang biasa kita kenal sebagai “hamil anggur.” Hamil Anggur disebabkan ketika materi genetik di dalam sel telur dan sperma bergabung dengan cara yang tidak seimbang.

Untungnya, hamil anggur jarang berdampak pada kehamilan berikutnya. Inilah yang perlu diketahui tentang penyebab hamil anggur.

 Baca Juga: 4 Gejala Kehamilan

Apa itu Hamil Anggur?

Fenomena yang menyebabkan kehamilan anggur terjadi pada awal kehamilan. Hamil anggur terjadi ketika materi genetik dari sel telur dan sperma bergabung secara tidak normal. Hal ini menyebabkan sel-sel yang biasanya membentuk plasenta berkembang secara tidak normal. Ada dua jenis utama kehamilan mola: lengkap dan sebagian:

Pada kehamilan anggur lengkap, plasenta abnormal terbentuk tanpa embrio.

Pada kehamilan anggur parsial, plasenta abnormal terbentuk bersama dengan embrio yang tidak dapat bertahan hidup

Saat hamil anggur berlanjut, plasenta membentuk massa, yang mengambil alih kehamilan. Massa atau tumor ini disebut mola hidatidosa, yang merupakan nama lain kehamilan anggur.

Sebagian besar waktu, kehamilan anggur sembuh sepenuhnya setelah perawatan, tetapi kadang-kadang menjadi invasif atau kanker, oleh karena itu penting agar kehamilan anggur dikeluarkan secara menyeluruh dari tubuh dan tindak lanjut dengan kadar hCG darah dilakukan. Selama masa tindak lanjut ini, penting untuk memeriksa kehamilan, karena kehamilan baru bisa membuat sulit untuk mengetahui apakah kanker sedang terbentuk.

Untungnya, kehamilan anggur jarang terjadi yakni pada setiap 1 dari 1.000 kehamilan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rio Cornelianto

Tags

Rekomendasi

Terkini

Viral, KPR Rumah di bawah Instalasi SUTET

Minggu, 2 April 2023 | 10:54 WIB

Kasus TB di Indonesia Terbesar Kedua di Dunia

Jumat, 24 Maret 2023 | 15:26 WIB

Panduan Menurunkan Kolesterol Jahat

Jumat, 24 Maret 2023 | 14:52 WIB

Kenali Penyebab Radang Sendi Yang Umum Terjadi!

Jumat, 24 Maret 2023 | 14:40 WIB

Cara Mengutamakan Diet Organik Sehat

Kamis, 23 Maret 2023 | 17:56 WIB

Tanda Infertilitas yang Jangan Pernah Anda Abaikan

Kamis, 23 Maret 2023 | 11:43 WIB

Penyebab Terlambat Menstruasi (Selain Kehamilan)

Selasa, 21 Maret 2023 | 15:37 WIB

Cara Mengatasi Cegukan Pada Bayi

Selasa, 21 Maret 2023 | 12:30 WIB

Apakah Antioksidan Dapat Membahayakan Kesehatan?

Selasa, 21 Maret 2023 | 10:30 WIB

Mengenal Seluk-Beluk Antioksidan

Selasa, 21 Maret 2023 | 10:00 WIB

Atasi Anxiety Dengan Cara Ini

Selasa, 21 Maret 2023 | 09:30 WIB

Seperti Apa Rasanya Anxiety atau Kecemasan?

Selasa, 21 Maret 2023 | 09:00 WIB

Bisakah Anda Hamil Saat Menstruasi?

Selasa, 21 Maret 2023 | 08:30 WIB

Cara Membuat Pure Wortel untuk Bayi

Selasa, 21 Maret 2023 | 08:00 WIB

Mengenal Demensia

Senin, 20 Maret 2023 | 12:03 WIB

Bisakah Kanker Dideteksi oleh MRI?

Senin, 20 Maret 2023 | 11:22 WIB

Mitos Tentang Diet Keto

Minggu, 19 Maret 2023 | 11:45 WIB

Semua Tentang Nyeri Punggung Atas Selama Kehamilan

Minggu, 19 Maret 2023 | 08:30 WIB

Terpopuler

X