Segera Periksakan Kandungan Anda Jika Hal Ini Terjadi

photo author
Michael Carlos Kodoati, Tinjau Indonesia
- Selasa, 7 Maret 2023 | 10:39 WIB
Periksakan kandungan Anda jika hal ini terjadi I Foto: The Pregnancy Nurse
Periksakan kandungan Anda jika hal ini terjadi I Foto: The Pregnancy Nurse

Ibu hamil harus selalu menjaga kesehatannya dan janin di dalam perut. Berbagai tanda-tanda berikut dapat menjadi penanda Anda harus segera memeriksakan kandungan Anda.

Jakarta, tinjauindonesia.id - Jika Anda mengalami tanda-tanda ketuban pecah, periksakan ke dokter atau bidan. Jika kontraksi belum dimulai atau masih jarang dan ringan, mereka mungkin mendorong Anda untuk beristirahat di rumah sampai kontraksi berlanjut. Namun, Anda mungkin harus pergi ke rumah sakit dalam keadaan berikut:

 

Air ketuban Anda pecah sebelum 37 minggu

Jika ketuban Anda pecah sebelum Anda dianggap cukup bulan, yang dikenal sebagai ketuban pecah dini (PROM), dokter Anda mungkin mengambil langkah-langkah untuk menunda persalinan agar bayi Anda memiliki lebih banyak waktu untuk berkembang.

 

Cairan ketuban berbau busuk, terlihat kehijauan atau kecoklatan, atau mengandung banyak darah

Kualitas-kualitas ini dapat mengindikasikan bayi telah mengeluarkan mekonium (buang air besar pertama), jelas Brichter, dalam hal ini dokter nda ingin memeriksanya pada bayi Anda.

 

Kontraksi belum dimulai dalam 24 jam setelah ketuban pecah

Jika waktu yang signifikan berlalu setelah kantung ketuban pecah sebelum bayi dilahirkan, ada kemungkinan lebih besar untuk mengembangkan infeksi yang dapat membahayakan bayi. Jika ketuban Anda pecah tetapi persalinan tidak dimulai atau gagal berkembang, dokter Anda mungkin memberi Anda antibiotik intravena (IV) untuk mencegah infeksi atau merekomendasikan induksi dengan Pitocin.

 

Anda dinyatakan positif Streptococcus grup B (GBS)

Orang hamil umumnya dites GBS antara usia kehamilan 36 dan 37, dan jika ditemukan sebagai pembawa, mereka memerlukan pengobatan dengan antibiotik sebelum kelahiran. Jika Anda menderita radang grup B, dokter Anda mungkin ingin menemui Anda segera setelah ketuban pecah untuk memulai pengobatan dan menurunkan risiko bayi Anda terpapar selama persalinan dan persalinan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Michael Carlos Kodoati

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Viral, KPR Rumah di bawah Instalasi SUTET

Minggu, 2 April 2023 | 10:54 WIB

Kasus TB di Indonesia Terbesar Kedua di Dunia

Jumat, 24 Maret 2023 | 15:26 WIB

Panduan Menurunkan Kolesterol Jahat

Jumat, 24 Maret 2023 | 14:52 WIB

Kenali Penyebab Radang Sendi Yang Umum Terjadi!

Jumat, 24 Maret 2023 | 14:40 WIB

Cara Mengutamakan Diet Organik Sehat

Kamis, 23 Maret 2023 | 17:56 WIB

Tanda Infertilitas yang Jangan Pernah Anda Abaikan

Kamis, 23 Maret 2023 | 11:43 WIB

Penyebab Terlambat Menstruasi (Selain Kehamilan)

Selasa, 21 Maret 2023 | 15:37 WIB

Cara Mengatasi Cegukan Pada Bayi

Selasa, 21 Maret 2023 | 12:30 WIB

Apakah Antioksidan Dapat Membahayakan Kesehatan?

Selasa, 21 Maret 2023 | 10:30 WIB

Mengenal Seluk-Beluk Antioksidan

Selasa, 21 Maret 2023 | 10:00 WIB

Atasi Anxiety Dengan Cara Ini

Selasa, 21 Maret 2023 | 09:30 WIB

Seperti Apa Rasanya Anxiety atau Kecemasan?

Selasa, 21 Maret 2023 | 09:00 WIB

Bisakah Anda Hamil Saat Menstruasi?

Selasa, 21 Maret 2023 | 08:30 WIB

Cara Membuat Pure Wortel untuk Bayi

Selasa, 21 Maret 2023 | 08:00 WIB

Mengenal Demensia

Senin, 20 Maret 2023 | 12:03 WIB

Bisakah Kanker Dideteksi oleh MRI?

Senin, 20 Maret 2023 | 11:22 WIB

Mitos Tentang Diet Keto

Minggu, 19 Maret 2023 | 11:45 WIB

Semua Tentang Nyeri Punggung Atas Selama Kehamilan

Minggu, 19 Maret 2023 | 08:30 WIB

Terpopuler

X