Diberikan segera setelah lahir, suntikan Vitamin K dapat melindungi bayi Anda dari komplikasi yang mengancam.
Jakarta, tinjauindonesia.id - Setelah bayi Anda lahir, Anda harus memutuskan apakah akan memberikan suntikan Vitamin K. Mungkin sulit untuk berpikir jernih setelah melahirkan, apalagi membuat keputusan besar tentang kesehatan bayi Anda, jadi sebaiknya baca informasi penting ini
"Dua dari setiap 100 bayi yang tidak mendapat suntikan vitamin K saat lahir mungkin mengalami pendarahan kekurangan vitamin K (atau dikenal sebagai VKDB), dan satu dari lima bayi dengan VKDB akan meninggal," kata Rebekah Diamond , M.D., seorang dokter anak di New York City dan Asisten Profesor Pediatri di Universitas Columbia, penulis buku Parent Like a Pediatrician.
Terlebih lagi, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan bahwa "bayi baru lahir yang tidak mendapat suntikan vitamin K 81 kali lebih mungkin mengalami pendarahan hebat daripada mereka yang mendapat suntikan."
Apa itu Vitamin K?
Vitamin K diproduksi oleh bakteri di usus, dan sangat penting untuk pembekuan dan menghentikan pendarahan serius. "Bayi baru lahir — bahkan bayi baru lahir yang cukup bulan dan sehat — memiliki hati yang tidak menghasilkan cukup vitamin K," kata Dr. Diamond. Orang dewasa bisa mendapatkan vitamin K yang mereka butuhkan dengan mengonsumsi makanan sehat yang mencakup sayuran berdaun hijau. Tetapi bayi baru lahir memiliki cadangan vitamin K yang rendah saat lahir, menurut Dr. Diamond, itulah sebabnya mereka membutuhkan suntikan vitamin K segera setelah lahir.
Baca Juga: Tips Parenting bagi Seorang Ayah
Mengapa Bayi Saya Membutuhkan Suntikan Vitamin K?
Vitamin K membutuhkan waktu untuk berkembang pada bayi baru lahir, yang secara alami memiliki kadar rendah. "Terlebih lagi, bayi baru lahir tidak dapat memperoleh manfaat dari kadar vitamin K yang sehat pada orangtua yang melahirkan, karena vitamin K cenderung tidak ditransfer dengan baik melalui plasenta atau ASI," kata Dr. Diamond.
Ketika bayi mengalami kadar vitamin K yang rendah, mereka berisiko mengalami pendarahan defisiensi vitamin K (VKDB). "Hal ini dapat menyebabkan pendarahan fatal yang tidak dapat diprediksi yang dapat terjadi tanpa peringatan atau kejadian khusus selama beberapa bulan pertama kehidupan, paling sering terjadi di otak atau usus bayi," kata Dr. Diamond.
Kapan Suntikan Vitamin K Diberikan?
Karena konsekuensi yang menakutkan dari rendahnya tingkat vitamin K pada bayi baru lahir, suntikan untuk memberikan intramuskular (IM) vitamin K umumnya diberikan segera setelah lahir. Waktunya bervariasi tergantung pada rumah sakit, tetapi secara umum diberikan dalam beberapa jam pertama si Anak lahir.