Surabaya, tinjauindonesia.id - Ketua PKB Jatim Abdul Halim Iskandar menegaskan tidak perlu lagi ada perdebatan soal PKB adalah anak Nahdlatul Ulama (NU). Sebab, secara historis dan kelengkapan berkas, PKB memang terlahir dari NU.
“Nggak usah ada penegasan. Kita nggak usah berdiskusi tentang PKB anak kandung NU. Karena itu sudah historisnya. Kita nggak usah berdiskusi soal itu, semua dokumen ada dan surat-surat resmi PBNU ada tanda tangan oleh Ketum PBNU dan Rais Aam PBNU,” ujar Gus Halim sapaan akrab Abdul Halim Iskandar di Sidoarjo.
Dilansir dari tinjau.id, Gus Halim mengatakan PKB sebagai bagian dari NU, akan melayani warga Nahdliyin dalam setiap aspek kehidupan. Termasuk berpartisipasi pada acara resepsi Satu Abad NU.
Baca Juga: Jokowi: NU Harus Terdepan Membaca Gerak Perubahan Zaman
Senin 6/2/2022) kemarin, ratusan kader dan simpatisan PKB Jatim menggelar Kirab Kebangsaan dari Kantor PKB Jatim di Jalan Gayung Sari Timur menuju Monumen Jayandaru, Alun-alun Sidoarjo.
Kirab Kebangsaan tersebut merupakan rangkaian perayaan Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar DPW PKB Jatim.
Gus Halim menyampaikan rasa syukurnya karena NU telah berusia 100 tahun. Ia mendoakan puncak resepsi satu abad tersebut berjalan lancar.
Menurut Gus Halim, rangkaiannya banyak. Selain DPW PKB Jatim, DPC, semua PAC se-Jatim melakukan kegiatan syukur bahwa NU masuk usia satu abad.
Baca Juga: Dikonfrontasi, Bripka Madih Memeluk dan Minta Maaf ke Penyidik Polda
"Kami juga mendoakan warga NU yang mengikuti rangkaian peringatan satu abad mendapat kesehatan, keberkahan, dan keselamatan,” ujar Gus Halim.
Gus Halim menambahkan, sekarang waktunya bagi PKB untuk bergerak semaksimal mungkin melayani warga NU dan seluruh umat manusia.
"Jadi prinsipnya, bagaimana PKB yang 25 tahun ikut melakukan khidmat sebagaimana khidmat NU kepada umat. Tentu, tugasnya melalui jalur politik, melakukan tugas jami’yah NU,” tegas Gus Halim.
Artikel Terkait
Seabad NU, Ketua DPR Harap Peran NU Juga Dirasakan di Seluruh Dunia
Presiden Soekarno Terima Penghargaan Anugerah Satu Abad NU
Presiden Jokowi Hadiri Resepsi Puncak 1 Abad NU di Sidoarjo
Jokowi: NU Harus Terdepan Membaca Gerak Perubahan Zaman